Oleh : Linda Safitri
(Aktivis Dakwah Muslimah Deli Serdang)
BANDUNG, infobdg.com – SMPN 60 Bandung, yang sudah berdiri sejak enam tahun lalu, masih menghadapi kendala serius dalam hal fasilitas.Hingga saat ini, sekolah tersebut belum memiliki gedung sendiri, sehingga beberapa siswanya terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di luar kelas, bahkan di bawah pohon. Kondisi ini memengaruhi proses belajar, tetapi baik siswa maupun orang tua tetap menerima keadaan tersebut.
Dilansir dari laman detikJabar, bahwa sejak tahun 2018, SMPN 60 Bandung harus menumpang di gedung SDN 192 Ciburuy, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak, sekolah ini memiliki sembilan rombongan belajar (rombel), tetapi hanya tujuh ruang kelas yang tersedia.
Kondisi tersebut memaksa dua rombel lainnya belajar di luar ruangan, baik di teras sekolah dengan beralaskan terpal plastik maupun di bawah pohon yang sering disebut ‘DPR’ (di bawah pohon rindang).
Sekolah tanpa Gedung adalah hal yang sangat miris. Apalagi sudah terjadi sejak sekolah itu berdiri tahun 2018, dan menumpang di bangunan SD Negeri, dan tidak semua kelas dapat tertampung dalam bangunan SD tersebut. Mirisnya lagi, itu adalah SMP negeri.
Sekolah merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi generasi, dari sekolah akan terlahir para ilmuwan dan intelektual. Untuk mendapatkan hasil yang berkualitas tentunya tempat belajar haruslah nyaman dan efektif.
Penyediaan sekolah yang aman dan nyaman merupakan salah satu fasilitas yang seharusnya dirasakan oleh seluruh generasi dan hal ini merupakan tugas bagi negara. Negara memang sudah mengalokasikan anggaran Pendidikan. Sayangnya dana sebenarnya sangatlah sedikit. Itupun hari ini ada banyak hal yang membuat dana tak dapat terserap sempurna, salah kelola, bahkan juga menjadi ajang korupsi.
Pendidikan adalah salah satu bidang penting dalam menentukan masa depan bangsa, merupakan kebutuhan pokok setiap individu rakyat. Sayangnya dalam sistem kapitalisme, negara tidak berpihak penuh pada rakyat . Hal ini makin jelas ketika sekolah berdiri karena kebutuhan rakyat, namun negara tidak memfasilitasi ketersediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Islam menjadikan Pendidikan sebagai salah satu bidang strategis untuk membangun peradaban yang maju dan mulia.
Pendidikan juga merupakan kebutuhan pokok rakyat yang wajib disediakan negara dengan anggaran yang bersifat mutlak. Negara dalam islam adalah ra’in sehingga negara akan mengurusnya dengan cara terbaik sesuai tuntunan syara.
Negara mampu memenuhi kebutuhan anggaran, karena syara sudah menetapkan sumber-sumber pendapatan negara sesuai dengan sistem ekonomi Islam. Sehingga akan terwujud generasi yang cerdas dan akan terlahir ilmuwan muslim yang akan mencetak peradaban Islam yang gemilang.
Hanya dengan menerapkan Islam secara kaffah dalam naungan khilafah pendidikan generasi akan terjamin,aman dan nyaman dan terfasilitasi dengan sempurna.
Wallahua’lam Bisshawab
No comments:
Post a Comment