Kaki yang telah menggores lembaran hidup
Terkadang lelah dan penat mengikuti raga,
Namun Ia tak pernah mengeluh dan setia menemani.
Ingin ku manja, namun Ia tak pinta.
Ingin ku paksa, namun gemetarnya pupuskan asa.
Beban berat yang Ia pikul, tak tampak dalam keluh,
Senyap dalam sakit, terdiam dalam peluh.
Dalam setiap langkah, cerita terukir di tanah,
Jejak-jejak kenangan yang takkan pernah musnah.
Di ujung jalan, harapan menanti,
Namun seringkali terhalang oleh rintangan tak berarti.
Kaki, sahabat setia dalam sunyi,
Meski tergores, meski terluka, tetap setia berdiri.
Di antara gelap dan cahaya, Ia tetap melangkah,
Menuju mimpi yang tertinggal, meski jiwa semakin parah.
Langkahmu, lambang keberanian dalam duka,
Meski lelah, kau tak pernah menyerah,
Menghadapi hari dengan hati yang terluka,
Kaki, engkau adalah pahlawan dalam senja
No comments:
Post a Comment