Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hubungan Baik antara Tatakrama dan Ilmu

Thursday, June 27, 2024 | Thursday, June 27, 2024 WIB

Oleh : Nina Iryani S.Pd

Tatakrama adalah aturan berprilaku dan bersikap dalam kehidupan sehari-hari.

Tatakrama adalah etika atau pola sikap baik dari prasangka, lisan maupun perilaku yang baik menurut Allah dan Rasul-Nya.

Sedangkan ilmu adalah pengetahuan yang bermanfaat yang pahalanya mengalir meski raga tak bernyawa guna menggapai ridho Allah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”
(H.R Bukhari, Baihaqi dan Hakim).

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Kamu memberi makan, menebarkan salam baik terhadap orang yang kamu kenal maupun terhadap orang yang tidak kamu kenal.”
(H.R Bukhari).

Rasulullah SAW bersabda:

“Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak sempurna keimanan seseorang hingga ia menyukai tetangganya apa yang ia sukai bagi dirinya” (H.R Muslim).

Rasulullah SAW bersabda:

“Menguap itu berasal dari setan. Oleh karena itu, apabila seseorang diantara kalian menguap, maka tahanlah semampunya.
” (H.R Muslim).

Rasulullah SAW juga bersabda:

“Apabila kalian bertiga, maka janganlah dua orang dari kalian berbisik tanpa menyertakan orang ketiga, sebab itu akan membuatnya sedih.”
(H.R Ibnu Majah).

Rasulullah SAW bersabda:

“Hati-hatilah dengan Al-la’nain (orang yang dilaknat oleh manusia) para sahabat bertanya siapa itu wahai Rasulullah?, beliau bersabda ‘mereka adalah orang yang buang hajat dijalan dan tempat bernaungnya manusia.”
(H.R Muslim).

Rasulullah SAW bersabda:

“Bila seseorang berjumpa dengan saudara sesama muslim, hendaknya ia mengucapkan ‘assalamu’alaikum warahmatullah’ (semoga keselamatan dan rahmat Allah atasmu).”
(H.R Ahmad).

Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman apabila dikatakan kepadamu, berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kepalangan untukmu. Dan apabila dikatakan berdirilah, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan
“(TQS. al-Mujadilah ayat 11).

Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga” (H.R Muslim nomor 2699).

Dengan demikian maka dalam Islam, orang yang semakin tinggi ilmunya maka berbanding lurus dengan tatakramanya.

Berbeda halnya dengan sistem sekuler ini, ada guru menyiksa muridnya atau sebaliknya, ada anak sekolah yang menyiksa temannya, ada dosen yang melecehkan mahasiswanya dan seterusnya. Karena mereka mengejar duniawi guna meraup harta, jabatan dan popularitas menggunakan segala cara hingga rusaknya dunia akhirat nya.

Dengan demikian saatnya kembali menuju Islam kaffah yang diterapkan seperti masa Rasulullah SAW raih mulia dunia akhirat, tinggalkan sistem batil yang rusak dan merusak.

Wallahu’alam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update