Pasangan Ferizal Ridwan – Nurkhalis (FANS) Semakin Siap Maju Jalur Perseorangan Pilkada Limapuluh Kota


N3 Limapuluh Kota – Pasangan bakal calon Bupati – Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan – Nurkhalis (FANS) semakin siap maju di jalur perseorangan di Pilkada Limapuluh Kota September 2020 mendatang. Persiapan untuk mencalonkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Limapuluh Kota sudah mencapai 90 persen.
“Sudah 90 persen. Persiapan kami sudah hampir siap. Baik secara dukungan KTP dan menguploadnya ke aplikasi Silon, jaringan, relasi, managemen internal dan lain-lain. Semuanya hampir rampung,” sebut Nurkhalis, Sabtu (18/1).
Dengan hampir rampungnya segala persiapan, Nurkhalis menyebutkan tim internal FANS siap untuk full fight. Namun, gerakan ke tengah masyarakat tetap akan dilakukan setelah KPU mengumumkan Ferizal – Nurkhalis lolos sebagai calon tetap Bupati – Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2021-2026.
Tim internal FANS yang akan turun ke masyarakat ini akan membawa program pencerdasan terhadap politik dan memberikan wawasan bagaimana Limapuluh Kota bangkit terwujud nyata.
“Tim di lapangan sudah siap untuk memberikan pencerahan. Nanti akan lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat. Soal politik dan tidak termakan dengan janji palsu politikus. Namun, tetap akan dilepas saat saya dan Ferizal sudah di tetapkan sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota,” tambahnya.
Dengan kata lain, tim internal FANS yang turun ke lapangan tidak murni untuk berkampanye nantinya. Mereka juga bergerak sesuai amanah yang sebelumnya disampaikan Ferizal – Nurkhalis yang menginginkan pencerdasan kepada masyarakat. Ini dilakukan agar traumatik salah memilih pemimpin tidak terulang lagi di Limapuluh Kota.
“Niat kami untuk maju Pilkada ini agar Limapuluh Kota bangkit. Untuk hal ini, masyarakat harus diberi pencerdasan agar bisa memilih pemimpin yang amanah. Pemimpin yang tidak membohongi masyarakat dengan pencitraan. Padahal realita yang ada cukup memprihatinkan,” sebutnya.
Di mata Nurkhalis, potensi yang ada di Limapuluh Kota belum bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah hari ini. Termasuk menyerap dana pusat atau yang lainnya untuk Limapuluh Kota. Terlebih lagi banyak pencitraan yang tidak sesuai dengan realita di bawah.
“Jadi bagaimana Limapuluh Kota di tangan pemerintah hari ini cukup memprihatinkan. Banyak realita yang tidak sesuai dengan pencitraan yang diekspos,” sebutnya.
Karena itulah, pilihan Ferizal Ridwan dan Nurkhalis untuk maju dalam Pilkada Limapuluh Kota ini tidak lain untuk mencerdaskan masyarakat dan memilih untuk jalur independent.

“Niat kami maju ini untuk maju Pilkada ini agar masyarakat tidak lagi ditipu oleh politikus untuk kepentingan kelompoknya. Harus diberikan pencerdasan bagaimana politik dan pemimpin yang amanah dan mumpuni. Ini agar Limapuluh Kota tidak seperti hari ini yang terseok-seok. Persoalan menang atau tidak, itu sudah diatur oleh Allah SWT. Kami hanya berjuang semaksimal mungkin berharap’” ungkap Nurkhalis. (Rel/rstp)

Post a Comment

Previous Post Next Post