Ini disampaikan Gubernur Marlis Rahman saat acara Silaturrahmi Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1431 H. Gubernur bersama Kepala SKPD dilingkungan Pemprov. Sumbar di Gubernuran, pagi tadi
Lebih lanjut Marlis Rahman menyampaikan, segala rasa ketidakpuasan telah kita lakukan bersama dengan mengajukan proses hukum ke Makamah Konsitusi dan juga telah menetapkan hasilnya. Kita mesti legowo, tidak perlu membuat keributan karena selama ini kepemimpinan kami menginginkan suasana yang aman dan damai di Sumatera Barat, karena keributan melalui demontrasi bukan menyelesaikan masalah, malah sesungguhnya bisa lebih menyengsarakan masyarakat kita.
Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1431 H. ini kami atas nama pribadi dan keluarga menyampaikan permohonan maaf lahir dan bathin, semoga amalan ibadah puasa kita dapat diterima sebagai amalan disisi Allah SWT, ungkapnya
Marlis Rahman berpesan, kedepan kita berharap, hasil pemeriksaan BPKP tidak lagi disclamer lagi seperti laporan tahun 2009 yang lalu, oleh karena kepada Dinas terkait agar segera menyelesaikan seluruh tugas laporan dengan baik dan tepat waktu.
Marlis Rahman juga menyampaikan, bahwa besok kita akan melantik dua orang pejabat Sdr. Ir. Surya Dharma Sabirin menjadi Bupati Agam dan Drs. Syafriyal menjadi Bupati Limapuluh Kota. Hal ini dilakukan karena dua daerah tersebut mengalami dua kali putaran pemilihan umum Bupati/ Wakil Bupati tahun 2010, sesuai dengan aturan dan perundangan-undangan yang berlaku.
Ketika ditanyakan apa yang menjadi PR Gubernur kedepan, Gubernur Marlis Rahman menyampaikan persoalan penuntasan kemiskinan dan penuntasan bantuan gempa yang dijanjikan oleh pemerintah pusat. Kasihan rakyat kita telah terlalu lama menunggu dan sangat mengharapkan bantuan terserbut.
Diakhir hidup ini setelah menjabat gubernur Sumbar, kami mungkin akan kembali ke kampus sebagai dosen pasca sarjana Unand, dan juga akan mencari kesibukan lain berternak ikan lele di tempat rumah kediaman, ujarnya sambil tertawa senang. rel/sbr
No comments:
Post a Comment