Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ambisi Zionis Makin Sadis, Gencatan Senjata Tak Digubris

Friday, June 26, 2026 | Friday, June 26, 2026 WIB




Oleh Martina Eka Trilova 

Aktivis Muslimah


Semenjak perjanjian gencatan senjata entitas Zionis tetap saja melancarkan serangannya kepada Gaza. Sejatinya mereka adalah pembohong besar atas perjanjian tersebut. Gencatan senjata hanya di buat taktik (strategi) untuk memasifkan serangannya atas Gaza. 

Gencatan senjata sejak 10 Oktober 2025. Data kementrian Gaza mencatat militer Israel tetap membunuh 947 warga Palestina dan melukai 2.935 orang lainnya dalam rangkaian serangan harian yang terus terjadi (metrotvnews.com/5/5/2026).

Yang terjadi ribuan pemukiman di Tepi Barat terus diperluas hingga 70% dan ini di akui oleh pihak Israel kalau mereka menargetkan tersebut. Tepi barat adalah wilayah Palestina yang lebih besar dari 2 wilayah Palestina (yang laennya adalah jalur Gaza) yang membentuk Palestina. Wilayah yang terkurung daratan ini terletak di tepi barat sungai Yordan dekat dengan pantai laut Mediterania di wilayah levant Asia Barat berbatasan dengan Yordania dan laut mati sebelah timur.

Aksi dari pejabat Israel mendapat kecaman keras dari Internasional termasuk Indonesia, Arab Saudi dan Maladewa karena Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang menari dan mengibarkan bendera Israel di Masjid Al Aqsa. Kejadian tersebut membuat provokasi dan menunjukkan kekuasaan mereka. 

Genosida untuk Mewujudkan Israel Raya

Sungguh ambisius demi mewujudkan Israel Raya entitas Zionis melakukan segala cara dengan menghancurkan Gaza, memperluas pemukiman di Tepi Barat dan melakukan genosida (pembantaian besar atas ras, suku, etnis dan agama).

Semua yang dilakukan adalah suatu kebiadaban, kekejaman, kejahatan kemanusiaan dan kerusakan terbesar di muka bumi. Ini merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang mencakup pembunuhan hingga tindakan sistematis lain yang bertujuan memusnahkan suatu kelompok.

Berdasarkan hukum internasional dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 di Indonesia, tindakan genosida mencakup 5 bentuk utama:

1.Pembunuhan: Membunuh anggota kelompok secara langsung. 

2.Kekerasan Fisik/Mental: Mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota kelompok. 

3.Kondisi Kehidupan yang Memusnahkan: Menciptakan kondisi hidup yang sengaja dirancang untuk memusnahkan fisik kelompok tersebut, baik secara keseluruhan maupun sebagian. 

4.Mencegah Kelahiran: Melakukan tindakan paksaan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam suatu kelompok. 

5.Pemindahan Paksa Anak: Memindahkan anak-anak dari satu kelompok secara paksa ke kelompok lain.

Amerika Serikat sebagai penyokong terwujudnya ambisi Israel Raya, bahkan mengajak penguasa negeri-negeri muslim bersekongkol mendukung solusi dua negara. Penderitaan Palestina tak kunjung usai karena terjadi penghianatan oleh penguasa muslim dan tidak adanya persatuan umat Islam. 

Sistem Islam yang Dapat Membendung Ambisi Ini

Israel Raya adalah ambisi Entitas Zionis. Ambisi ini bisa di lawan dan dibendung dengan kekuatan dan persatuan umat Islam dalam wujud nyata dengan adanya sistem Islam. Tegaknya sistem Islam harus menjadi prioritas (utama) perjuangan umat Islam  seluruh dunia, karena sistem Islam adalah wujud persatuan umat yang hakiki. 

Sistem Islam akan menghilangkan sekat-sekat nasionalisme yang dianut negeri muslim dan menghentikan penghianatan para penguasa muslim. Di sistem Islam ini negara bertanggung jawab mengirimkan tentara untuk membebaskan Palestina dan memerangi entitas Zionis saat ini. Mereka tidak bisa dengan bahasa diplomatik tapi dengan bahasa Jihad Fi Sabilillah. Allah berfirman:

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi jangan melampaui batas. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (TQS Al-Baqarah 190)

Disini sangat jelas akan firman Allah untuk yang memerangi. 

Wallahu a'lam bi ash-shawaab.

1 comment:

  1. Anonymous26 June, 2026

    Iya.. Memang benar.
    Tak seharusnya bangsa manapun membela Israel yang tak berperikemanusiaan.
    Umat harus sadar, bahwa tak perlu membuat perjanjian2 dengan kaum Zionis Yahudi Israel, karena mereka adalah kaum yang selalu ingkar janji dan dilaknat Allaah.

    ReplyDelete

×
Berita Terbaru Update