Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hardiknas ditengah Kabut, akibat Sistem Rusak

Sunday, May 03, 2026 | Sunday, May 03, 2026 WIB Last Updated 2026-05-03T03:15:59Z

 



Oleh: Fiani, S.Pd

(Aktivis Muslimah Konsel)


Tiap 2 mei kita selalu memperingati hari Pendidikan Nasional dengan berbagai kegiatan dilakukan mulai dari upacara, pakai baju adat, pidato, dan lomba kegiatan lainnya, namun sayang kenyataan berkata lain. Dunia pendidikan semakin kabut, Hardiknas bukan lagi perayaan tapi alarm keras bahwa ada yang salah dengan arah pendidikan kita. Hardiknas dirayakan tiap tahun, namun rapor pendidikan justru merah, mulai dari PISA jeblok, tawuran jadi tontonan, kasus kekerasan dan pelecehan seksual oleh pelajar maupun mahasiswa melonjak, kemudian, ujian kejujuran gagal total, Joki UTBK buka lapak terang-terangan, Skripsi beli jadi, plagiat di anggap biasa. Lalu, Direktor Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara mengungkap peredaran narkotika skala besar dengan menyita sabu sebesar 1.026 gram, dijalan Z.A. Sugianto kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, dikutip laman kendari.com (01/4) 


Inilah wajah pendidikan yang berasaskan sekuler liberal, apa-apa serba instan tanpa melihat halal haram. Kesuksesan hanya dilihat dari segi kedudukan, harta yang melimpah. Sehingga pendidikan berjalan seperti pasar bebas dengan melakukan dan meninggalkan sesuatu berdasarkan asas manfaat (pertimbangan untung dan rugi). Pendidikan dipandang sebagai sekolah yang hanya mencetak ijazah, sehingga para pelajar hanya fokus pada nilai semata, buku bacaan bukan lagi media yang menarik digunakan dalam proses belajar mengajar tapi beralih serba online. Tugas dikerjakan sekejap dengan bantuan AI. Hingga muncul sifat sombong bisa mengerjakan sendiri tanpa bantuan guru, dan ini sangat berpengaruh pada pola sikap. Apa yang dipahami itulah yang diperbuat. Dari kasus diatas jelas bahwa sistem hari ini telah menjauhkan manusia dengan agamanya, standar perbuatanya bukan lagi halal haram, tapi asas manfaat.


Dalam kacamata Islam, Pendidikan dalam islam sangat unik, dan diatur dengan jelas, sistematis dan sempurna berdasarkan akidah Islam dan bertujuan membentuk syakhsiyyah Islam: yaitu pola pikir dan pola sikap yang Islami serta menentukan tsaqofah Islam yang mendalam dengan kurikulum yang berdasarkan aqidah Islam. Kemudian mata pelajaran yang berkaitan dengan ilmu kehidupan seperti sains dan teknologi diajarkan tanpa batasan namun, ilmu-ilmu yang berkaitan dengan pemikiran disaring berdasarkan syariat Islam. Kemudian peran negara sangat penting untuk mewujudkan generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia dengan menyediakan pendidikan yang bermutu secara gratis bagi seluruh rakyat baik muslim maupun non muslim. Dan inilah gambaran pendidikan Islam mampu mencetak generasi emas. Semua akan terwujud jika dalam sistem naungan khilafah 

Waullahu'alam bishowab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update