Oleh Erni Apriani
Aktivis
Muslimah
Seperti yang dikutip oleh Jakarta, CNN Indonesia,
(Selasa 12 Des 2023) mengenai agresi Israel di Jalur Gaza, Palestina, sudah memasuki
beberapa bulan sejak dilancarkan 7 Oktober lalu. Konflik terus menerus terjadi hingga
saat ini. Zionis Israel terus menggempur Palestina tanpa henti. Sebuah usul perdamaian
yang diajukan beberapa negara pun tak dihiraukan Israel. Sudah sejak lama Zionis
Israel menggunakan segala macam cara untuk mendapatkan kekuasaan wilayah di Palestina,
perang pun meledak hingga ribuan orang tewas. Saat ini sekitar lebih dari 18 ribu
orang, dengan mayoritas anak-anak dan perempuan. Warga sipil terus berlarian tak
tahu arah, mencari tempat aman lantaran berulang kali diperintahkan untuk evakuasi.
Rumah-rumah mereka telah hancur lebur di tangan Israel. Bahkan wilayah Libanon,
Suriah dan Yaman pun mereka hantam.
Hal ini terjadi akibat sistem sekulerisme beserta
antek-antek nasionalisme hingga individualisme yang telah mampu membuat kita sesama
manusia tidak peduli dengan duka nestapa saudara muslim Gaza. Pudarnya solidaritas
dalam mendukung Palestina disebabkan oleh kepentingan politik dan ekonomi negara-negara
adidaya. Seluruh dunia tampak diam seakan tuli dan buta akan kekejian yang terjadi.
Padahal jelas dalam firman Allah Swt.
"Sesungguhnya orang-orang beriman itu
bersaudara oleh sebab itu damaikanlah atau perbaikilah hubungan antara kedua saudaramu
itu dan takutlah pada Allah Swt, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS: Al-Hujurat 10).
Sesama muslim ibarat satu tubuh, jika bagian
tubuh lain sakit maka semua akan merasakan hal yang sama. Maka dari itu yang kita
butuhkan sekarang adalah persatuan umat muslim dunia. Sudah seharusnya seluruh umat
bergabung ke dalam barisan para pejuang kebangkitan Islam. Palestina butuh solusi
konkret untuk mengatasi permasalahan ini, tidak cukup hanya dengan bantuan materi
seperti dana, obat-obatan dan makanan. Solusi ini hanya bersifat pragmatis dan tidak
menyelesaikan akar masalah yang terjadi. Umat muslim harus dipahamkan hakikat konflik
dan solusi sampai tuntas, serta didorong terus untuk menyerukan pembelaan dan pembebasan
secara tuntas. Yaitu dengan kembali kepada sistem Islam kaffah dalam naungan Khilafah.
Negara Khilafah satu-satu nya perisai umat, yang menjaga umat dan menjadi penjaga
kesatuan, persatuan dan keutuhan setiap jengkal wilayah mereka. Kekuatan ini dibangun
karena pondasi pribadi dan negaranya sama, yaitu akidah Islam. Saatnya kaum muslim
bergerak dan berdakwah serta berupaya membangun kesadaran di tengah masyarakat terhadap
pentingnya kebangkitan sistem Islam kaffah. Karena penerapan sistem Islam kaffah
adalah solusi tuntas terhadap segala problematika umat.
Wallahu a'lam bissawab

No comments:
Post a Comment