Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Sekolah yang Ideal Menurut Pandangan Islam

Sunday, October 20, 2019 | Sunday, October 20, 2019 WIB Last Updated 2019-10-19T21:55:20Z

Oleh: Nur Ilmi Hidayah
Praktisi Pendidikan dan Member Akademi Menulis Kreatif

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kepala sekolah. Makanya, kepala sekolah harus mampu menjadi panutan peserta didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Jangan sebaliknya, menjadi bahan ejekan dan bahan gunjingan. Karena hal itu akan merusak citra pendidikan. Jadi panutan yang dimaksudkan, meliputi segala aspek bidang tugasnya, termasuk etika dan budi pekerti yang mulia.

Untuk menjaga citra dan wibawa itu, kepala sekolah harus mampu menghindarkan diri dari penggunaan uang yang menyalahi aturan. Jika ada uang yang digunakan seenaknya dan menyalahi aturannya, bukan saja merusak wibawa dan menjatuhkan harga diri, tetapi juga berurusan dengan penegak hukum. Oleh sebab itu, berhati-hatilah terhadap penggunaan uang yang ada di sekolah.

Kisah seorang kepala sekolah yang sering berkata kasar di salah satu SMA di kota Malang (DR), akhirnya dilengserkan dari jabatannya setelah didemo oleh para peserta didiknya. (Tribunjakarta, 5 April 2018).

Kisah yang serupa terjadi di Sulawesi Selatan, seorang kepala sekolah di salah satu Madrasah (MR) sering menjelek-jelekkan tenaga pendidik ketika tenaga pendidik tersebut tidak sempat hadir atau terlambat datang ke sekolah dengan alasan tertentu. Kepala sekolah tersebut sering membahas kekuarangan di lapangan upacara bendera setiap hari senin di hadapan para tenaga pendidik lainya, tenaga kependidikan dan peserta didiknya, dan akhirnya figur tenaga pendidik tersebut jatuh wibawa di mata para peserta didiknya.

Dalam hal disiplin kerja, kepala sekolah diharapkan dapat datang lebih cepat dari tenaga pendidik dan peserta didik. Kepala sekolah juga harus transparan dan menjaga kerjasama yang baik dengan tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik yang ada di sekolah.

Sosok kepala sekolah harus mampu memberikan keteladanan yang dipimpinnya. Kepala sekolah menjadi ujung tombak perbaikan pendidikan, ia juga memahami administrasi pembelajaran yang baik. Selain itu, kepala sekolah juga mampu menjadi sahabat terbaik bagi para guru yang ada di sekolah tersebut.

Penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangat erat kaitannya dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan  profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya, seperti sarana dan prasarana serta pembiayaan. Kepala sekolah merupakan salah satu PTK yang posisinya memegang peran sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik dan mutu pendidikan di sekolah.

Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh peran kepemimpinan kepala sekolah. Karena kepala sekolah sebagai pemimpin lembaganya, maka kepala sekolah harus mampu membawa lembaga ke arah tercapainya tujuan yang telah ditentukan. Kepala sekolah harus mampu melihat adanya perubahan terhadap regulasi pendidikan dan kehidupan globalisasi.

Kepemimpinan kepala sekolah sangat menunjang agar tercapainya pengelolaan sekolah yang efektif dan efisien. Kepala sekolah sebagai manajer pendidikan di tingkat sekolah dan ujung tombak utama dalam mengelola pendidikan diharapkan mampu memegang tugas dan tanggung jawab memegang peran aktif dalam memajukan pendidikan.

Kepala sekolah adalah seorang pemimpin. Di dalam Islam disebut khalifah, dan khalifah adalah seorang yang diserahi amanat dan tanggungjawab sebagai pemimpin oleh Allah Swt. Sebagaimanan dalam firman Allah dalam Alqur'an surat al-Baqarah ayat 30 sebagai berikut:

"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui."

Dalam ayat tersebut mensyaratkan bahwa Allah akan menjadikan khalifah (pemimpin) di antara umat manusia. Allah akan memilih umatnya yang akan diberikan amanat untuk menjadi pemimpin dalam berbagai hal, termasuk dalam lingkungan sekolah. Kepala sekolah adalah bagian dari contoh kepemimpinan itu, berarti ia adalah seorang khalifah yang telah diberikan amanat oleh Allah untuk menjadi pemimpi di lembaga pendidikan. Kepemimpinan tersebut harus dijaga dan dipertanggungjawabkan oleh seseorang yang diberikan amanat sebagai kepala sekolah.

Bangsa dan umat membutuhkan suri tauladan yang layak untuk ditiru dan sanggup membawa setiap insan Indonesia lebih maju dan bermartabat. Umat membutuhkan tauladan hampir dalam semua spektrum kehidupan terutama dalam dunia pendidikan. Sangat membutuhkan figur pemimpin/kepala sekolah dalam mengelola pendidikan dan memperlakukan tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik sebagai orgasma yang tumbuh dan perlu diperhatikan dari waktu ke waktu. Karena pendidikan sejatinya merupakan proses transpormasi nilai dan budi pekerti, bukan sekedar transmisi dan data belaka.

Umat membutuhkan suri tauladan leadership dan manajemen yang meyakini bahwa jabatan adalah tanggung jawab dunia akhirat dan bukan kemegahan serta peluang untuk menambah kekayaan semata dengan berbagai cara. Teladan kepemimpinan itu sesungguhnya terdapat pada diri Rasulullah Saw, karena beliau adalah pemimpin yang mampu megembangkan leadership dalam berbagai bidang termasuk pendidikan yang bermoral dan mencerahkan.

Rasulullah Saw adalah teladan yang baik dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu dimensi kesuksesan Rasulullah Saw dalam manajemen di bidang pendidikan. Memang, beliau adalah seorang yatim piatu yang tidak mendapatkan pendidikan sekolah yang mengajarkan baca tulis, namun beliau sangat menekankan pentingnya pendidikan untuk meningkatkan kualitas manusia.

Kualitas dan perilaku kepala sekolah dalam pandangan Islam mencakup hal sebagai berikut:

1. Visi yang kuat tentang masa depan sekolah, dan dorongan terhadap semua staf untuk berkarya menuju perwujudan visi tersebut.

2. Harapan yang tinggi terhadap prestasi peserta didik dan kinerja staf.

3. Pengamatan terhadap guru di kelas dan memberikan balikan positif dan konstruktif dalam rangka pemecahan masalah dan peningkatan pembelajaran.

4. Dorongan untuk memanfaatkan waktu pembelajaran secara efisien dan merancang prosedur untuk mengurangi kekacauan.

Kepala sekolah adalah jabatan dan jabatan adalah kepercayaan,  kewajiban pemimpin dalam mempertahankan kepercayaan untuk melaksanakan tugas yang dibebankan, dan kepercayaan itu perlu dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, masyarakat dan bangsa serta kepada Allah Swt. Dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, maju mundurnya pendidikan merupakan tanggung jawab pimpinan sekolah/kepala sekolah.

Adapun gaya yang harus dimiliki pemimpin/kepala sekolah dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya, Islam menghendaki seperti berikut:

1. Selalu ramah dan gembira.

2. Menghargai orang lain.

3. Mempelajari tindakan perwira dan menjadi ahli dalam hubungan antar sesama.

4. Mempelajari bentuk kepribadian yang lain untuk mendapatkan pengetahuan dalam sifat dan kebiasaan manusia.

5. Mengembangkan kebiasaan kerjasama, baik moral maupun spiritual.

6. Memelihara sikap toleransi (tenggangrasa).

7. Memperlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan.

Jika hal tersebut di atas dimiliki setiap kepala sekolah, in syaa Allah sekolah yang ia pimpin mendapat rahmat dan berkah dari Allah Swt, sang penguasa alam semesta. Secara sederhana, seorang kepala sekolah mendengarkan masukan dari bawahannya.

Banyak hal yang dicita-citakan tidak selamanya dapat dibuktikan. Banyak hal yang direncanakan mungkin akan gagal. Jika terpenuhi, belum tentu sesuai rencana dan harapan.

Karena itu, dalam pelaksanaan tugas, peran dan tanggung jawab seorang kepala sekolah harus bermodalkan keuletan dan sikap bijaksana. Sebab, memimpin orang banyak dengan segala keunikan diri hanya bisa berhasil jika ia sabar dan lapang dada berhadapan dengan segala permasalahan yang bakal menghadang.

Wallahu a'lam bish shawab. []

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update