Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Khilafah Solusi Dari Semua Permasalahan Umat

Saturday, April 06, 2019 | Saturday, April 06, 2019 WIB Last Updated 2019-04-06T09:19:50Z
Penulis : Enung Sopiah 
(Member AMK)

Umat islam seolah tak henti berduka, setelah junnahnya (kekhilafahan) runtuh pada tahun 1924. Pencaplokan wilayah, penjajahan dan penindasan terhadap rakyat palestina terus berlangsung hingga sekarang. Gaza kembali membara, israel terus membombardir negri para syuhada itu, hingga banyak korban berjatuhan, tak terkecuali anak-anak dan perempuan semuanya menjadi korban kebiadaban Israel. Menurut sumber Tempo.CO, jakarta - dua mentri sayap kanan Israel, mendesak agar pengeboman di jalur Gaza ditingkatkan, dan israel pun terus melakukan serangan terhadap Gaza, meskipun telah diupayakan adanya genjatan senjata oleh mesir, tapi semua itu tidak berpengaruh bagi israel yang selalu mengingkari janji, setelah dilakukan upaya-upaya perdamaian, dan  perjanjian genjatan senjata. Umat islam didunia tak bisa berbuat apa-apa, karena tersekat oleh nation-state. Belum selesai permasalahan dipalestina dan suriah yang hancur, terjadi genosida terhadap umat islam dinegara  yang keberadaan umat islamnya minoritas, seperti terjadi pada umat islam di Rohingya, Uighur, dan lain-lain. Dan belum hilang dalam  ingatan kita akan pembantaian yang biadab yang dilakukan oleh teroris  di New Zealand kepada umat islam yang sedang menunaikan shalat jum'at di Christchurch, hingga puluhan orang korban meninggal, kembali umat islam terluka dengan terjadinya pembantaian sadis terhadap salah satu etnis  di Mali Afrika Barat, yaitu etnis fulani. Menurut sumber Merdeka.com-Kasus pembantaian sadis terhadap etnis Fulani, diduga dilakukan oleh sekelompok orang dari kelompok Dogon di Mali, hingga saat ini ada 160 korban tewas akibat serangan kelompok tersebut. Etnis Fulani adalah kelompok etnis semi-nomadik(kelompok yang berpindah-pindah tapi pernah menetap sementara ditempat itu) yang sebagian besar umat muslim, beberapa etnis Fulani adalah penggembala dan petani, para penyerang menuding suku Fulani menyembunyikan para ekstrimis islam di desanya, tapi tuduhan itu dibantah oleh Fulani. Kelompok bersenjata itu mengepung Desa Ogossagou, dan menyerang hampir semua warga saat mereka dirumah masing-masing, bahkan mereka dengan biadabnya membakar hidup-hidup etnis Fulani. Inilah akibat dari tersekat-sekatnya umat islam, sehingga memudahkan bagi para penjajah untuk melemahkan umat islam, akibatnya  nyawa umat islam begitu murah,  hingga dengan mudahnya musuh-musuh islam membunuh jiwa-jiwa yang tak berdosa, tetapi sangat disayang-kan, dunia hanya bisa mengecam, penguasa negri-negri islam pun tak bisa berbuat apa-apa, tak ada upaya yang nyata untuk menghentikan genosida terhadap umat islam, bahkan badan perdamaian dunia-pun tak mampu berbuat apa-apa.
Dewan Keamanan PBB adalah salah satu dari enam badan utama PBB yang diberi mandat untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, tetapi semua itu tidak berfungsi, penganiayaan, pembunuhan dan berbagai macam kengerian terus berlangsung terhadap umat islam. Sungguh sangat ironi, dimana Komnas HAM yang selalu menyuarakan kebebasan, menyuarakan hak asasi manusia, tetapi semua itu tidak berlaku bagi umat islam yang sekarang sedang tertindas. Ditambah dengan profaganda islam phobia dari musuh-musuh islam yang terus didengungkan menjadikan kebencian terhadap umat islam semakin merebak. Kita sebagai umat islam tentunya sangat sedih, marah, dan prihatin dengan berbagai tragedi kemanusiaan yang menimpa umat islam, tapi kita tidak bisa berharap kepada peradaban barat dengan solusi-solusi yang semu, yang hanya menguntungkan pihak mereka, selama mereka tidak berdiri diatas aqidah yang benar, manusia akan kehilangan fitrah kemanusiaannya. Islam adalah agama yang sempurna yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, sehingga islam melarang atau mengharamkan membunuh jiwa manusia tanpa haq dan islam memerintahkan menjaga jiwa manusia. 
Firman Allah Subhanahu Wa ta'ala : 
مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِي إِسْرَائِيلَ أَنَّهُ مَن قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم بَعْدَ ذَٰلِكَ فِي الْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (QS. Al-Maidah : 32)

Dan masih banyak lagi dalil-dalil dalam Al-qur'an yang melarang membunuh. Itulah kesempurnaan islam, ketika umat manusia diterangi oleh cahaya islam, manusia akan kembali kepada fitrahnya.
Disaat darah kaum muslim begitu murah, seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh kaum muslim, untuk kembali menjadi umat yang satu, bersatu dibawah naungan islam, karena solusi dari semua permasalahan umat hanyalah dengan berada dibawah naungan Khilafah Islamiyah, yang akan melindungi seluruh umat, melindungi darahnya, kehormatannya, harta dan aqidahnya. 
Imam adalah perisai, 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ، فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَلَ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ، وَإِنْ يَأْمُرْ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْهُ

“Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu (laksana) perisai, dimana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan)nya. Jika seorang imam (Khalifah) memerintahkan supaya takwa kepada Allah ’azza wajalla dan berlaku adil, maka dia (khalifah) mendapatkan pahala karenanya, dan jika dia memerintahkan selain itu, maka ia akan mendapatkan siksa.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, An-Nasa'i, Abu Dawud, Ahmad)

Itulah solusi dari semua permasalahan umat yaitu, bersatunya seluruh umat islam dengan berada dibawah naungan Khilafah Islamiyah, Khilafah alaa min hajinnubuwwah.
Wallahu a'lam bishowab

#AMK3
#KhilafahAjaranIslam
#IslamSolusi

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update