N3, Sumbar ~ Hanya gara-gara terlambat chek ini, akhirnya 10 orang penumpang Lion Air dengan jadwal keberangkatan pada pukul 05.45 wib pagi tadi ditinggalkan.
Karena merasa dirugikan, akhirnya para penumpang tersebut mencoba menghubungi pihak manajemen Lion Air yang berada di Bandara International Minangkabau (BIM). Namun belum sampai keloket Lion Air, tiba tiba mereka dihadang salah seorang petugas bandara dan menanyakan apa keperluan dan persoalan yang dapat dibantu.
Merekapun menceritakan keluhannya kepada petugas, dan berharap agar petugas tersebut bisa mempertemukan mereka dengan manajemen Lion Air. Kemudian petugas bandara menyanggupi sambil mengatakan "tunggu sebentar, biar saya sampaikan kedalam dulu", ucap Nofrizal Alam salah seorang penumpang menirukan ucapan petugas tersebut kepada wartawan nusantaranews.net di Bandara Internasional Minangkabau.
Namun apa dikata, sampai persiapan pesawat akan take off, petugas tersebut tidak juga muncul jua. Merasa tidak sabar, dengan inisiatif sendiri Nofrizal Alam nekat masuk ke ruangan tempat para petugas lion. Dan apa yang dilihat, ternyata petugas tersebut bukannya mengurus, tetapi mereka malah tertawa santai dan bersenda gurau,hal itu sentak membuatnya tidak merasa senang dan merasa haknya dikesampingkan.
Setelah diminta penjelasan soal permasalahan mereka, dengan enteng pihak Lion Air menyatakan tiket mereka telah hangus, dan tidak bisa dipergunakan atau dipakai untuk penerbangan berikutnya.
Dengan marah bercampur kecewa, akhirnya kesepuluh penumpang tersebutpun meninggalkan Bandara, seraya mengumpat, "beginilah pelayanan maskapai penerbangan Lion Air yang tidak profesional" ucap Nofrizal. Abe
