Nusantara– Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini ada hal yang berbeda dari tahun sebelumnya dilakukan Pemerintah Kota Padang. Biasanya peringatan Maulid Nabi dilaksanakan di siang hari atau di awal malam. Tapi kali ini, peringatan Maulid Nabi dilaksanakan tengah malam Jumat (2/1) hingga menjelang dini hari, Sabtu (3/1) dengan menunaikan Tahajud Gathering (tahajud bersama).

Lebih dari 1000 orang PNS Pemko Padang dan masyarakat mengikuti shalat tahajud bersama di Mesjid Nurul Iman ini. Mereka terlihat sangat antusias, dan tidak terlihat ada yang mengantuk dari awal (pukul 11.00 WIB malam) sampai kegiatan selesai dilaksanakan (pukul 2.30 dini hari).

Menurut Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, peringatan Maulid Nabi kali ini memang dibuat berbeda dari tahun sebelumnya agar mendapatkan makna lebih dari esensi peringatan tersebut. "Apalagi peringatan Maulid Nabi ini bertepatan di awal tahun Miladiyah, maka momen ini kita jadikan untuk memperkuat tekad mewujudkan Kota Padang lebih baik di tahun 2015," ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, tahajud merupakan salah satu upaya untuk menunjukkan tekad baik seraya bermunajat kepada Allah agar terciptanya negeri yang aman, tenteram dan makmur.

"Tahajud ini dahsyat. Kedahsyatannya dapat membuat Allah jatuh cinta kepada kita. Kalau Allah sudah jatuh cinta kepada kita, Insya Allah apapun yang kita minta akan dikabulkan oleh Allah. Karena kita menginginkan Padang menjadi lebih baik, kita perlu melakukan revolusi mental spiritual warga kota dengan membiasakan melaksanakan shalat tahajud setiap malam,” ungkap Mahyeldi.

Dalam kegiatan ini, Pemko Padang menghadirkan Ustad H. Tengku Azmi Fajri Usman, sebagai penceramah. Ustad bersahaja ini mengatakan, untuk mewujudkan masyarakat yang religius memang diawali dengan membangun tradisi yang bernuansa keagaamaan seperti yang dilakukan Pemko Padang.

“Saya sudah banyak berkeliling Indonesia dan malam ini sangat spektakuler, ternyata di Kota Padang, masyarakatnya dan Pemerintah Kota-nya beramai-ramai datang ke mesjid untuk melaksanakan tahajud bersama dalam rangka menjadi hamba Allah, taqarrub ilallah. Mudah-mudahan kota ini dan warganya diberkahi Allah SWT, Allahu Akbar,” ucap Azmi bersemangat.

Lebih lanjut menurut Azmi, Kota Padang memiliki potensi yang besar jika dilihat dari topografis dan letak geografisnya. “Kota Padang ini kalau dilihat dari pesawat, subhanallah ada pantainya, ada pulaunya, ada sungainya, ada gunungnya, apa saja yang ditanam, sepertinya akan tumbuh subur. Apabila warganya dan pemimpinnya taqarrub ilallah, insya Allah Kota ini akan menjadi Kota yang baldatun thoyibatun warrabun ghofur. Kota yang dicita-citakan semua orang. Amin,” ucap Azmi sambil mendoakan.(mond/rel)