Nusantara- Kodim 0312 Padang bahu-membahu dengan Pemko Padang dalam upaya menggenjot produksi tanaman padi guna mencapai swasembada pangan yang telah dicanangkan secara nasional. Kodim membuat demplot dan mendatangkan penyuluh yang akan membantu petani.

Dalam kunjungan Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah ke Posko Demplot Kodim 0312 di Gunung Juaro, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Selasa (27/1) ia mengapresiasi kegiatan penyuluhan terhadap petani oleh anggota TNI.

"Dengan penyuluhan yang diberikan anggota TNI tentang pertanian organik terhadap petani, kami optimis produksi padi nantinya akan meningkat. Terlebih dengan adanya pengairan yang baik nantinya.

Mahyeldi juga menyayangkan laju alih fungsi lahan menjadi perumahan di kawasan yang tadinya merupakan sawah produktif tersebut. Dalam pantauannya, banyak saluran - saluran air yang berfungsi sebagai irigasi pertanian sudah tertimbun. Parahnya lagi, ada rumah yang berdiri di atas saluaran air dengan mengalihkan aliran air tanpa mempertimbangkan fungsinya. "Saya curiga, bangunan - bangunan tersebut tidak memiliki IMB," cetus Wako.

Pada saat itu juga, Walikota memanggil pejabat dari Dinas Tata Ruang Tata Bangunan dan Perumahan (DTRTBP), Dinas PU dan Dinas Pertanian agar berkoordinasi dengan Camat dan Lurah terkait penataan bangunan dan pemetaan irigasi di kawasan tersebut.

Sementara itu Dandim 0312 Padang Letkol Wayudi menjelaskan, demplot yang dibuat seluas 1 hektar tersebut akan sepenuhnya mempergunakan pupuk organik yang diracik sendiri oleh para petani dibina oleh personil dari TNI yang terlatih sebagai penyuluh.

Menurut Dandim, penggunaan pupuk organik tersebut untuk mempertahankan kesuburan tanah sekaligus menggenjot produksi padi. "Jika selama ini petani hanya mampu menghasilkan 5 sampai 6 ton per hektar maka dengan cara ini kita optimis bisa mencapai 12 hingga 15 ton per hektar," ungkapnya.(rel/taf)