N3,Sarolangun ~ Tahun 2019 ini Kabupaten Sarolangun terima bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) dari Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM.

Adapun Jumlah PJU-TS yang didapatkan sebanyak 200 titik,yang di bagi kebeberapa Kecamatan,antara lain : Kecamatan sarolangun, Bathin VIII, Batang Asai, CNG, Air Hitam dan Mandiangin.

Kasubag Pelaporan Bagian Pembangunan Setda Sarolangun,Bustari menyebutkan,jika 200 titik tersebut dibagikan ke Kecamatan Sarolangun sebanyak 34 titik, Bathin VIII sebanyak 18 titik, Batang Asai 20 titik, CNG 15 titik, Air Hitam 28 titik dan Mandiangin 85 titik.

" Saat ini masih dalam tahap pengerjaan," ujarnya.

Bustari juga menambahkan,jika Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2018 kemarin mengajukan ke Kementerian ESDM sebanyak 1.500 titik,namun baru terealisasi sebanyak 200 titik.

" Kedepan Kementerian ESDM bisa menambah realisasi pengajuan sesuai dengan pengajuan awal yaitu sebanyak 1.500 titik," harapnya.

Ia juga menyebutkan,saat ini Pemkab Sarolangun terus memperhatikan dan meningkatkan masalah infrastruktur. Untuk itu, PJU-TS dinilai sangat penting karena dengan baiknya infrastruktur dan adanya penerangan maka secara otomatis kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat.

Sebagai informasi, PJU-TS merupakan lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya.

" PJU-TS Ini bisa menjadi solusi yang sangat baik untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik, maupun pada daerah-daerah yang telah teraliri listrik guna mengurangi konsumsi listrik yang berlebihan," sebut Bustari.

Kehadiran PJU-TS, lanjut Bustari, merupakan bagian dari implementasi transformasi kebijakan energi dari penggunaan energi konvensional menuju energi baru terbarukan. Ia juga turut menyampaikan pesan pemerintah agar Pemerintah Daerah terus menjaga fasilitas PJU-TS yang telah diberikan.

" Nanti akan dikelola dan dipelihara oleh Pemda. Saya harap semua masyarakat Sarolangun bisa menjaga sebaik mungkin," pungkas Bustari. (SRF)
 
Top