Foto muktar alias lemak
Simpang Ulim-NusantaraNews,ketiga Gampong warga masyarakat resah Akibat Sungai Alue Raya Dibendung oleh segelintir Oknum, pada dasarnya sungai Alue Raya merupakan sarana transportasi masyarakat nelayan ditiga Gampong yang sangat menggantungkan dan mencari rezeki untuk menopang hidup dari melaut, namun belakangan sungai tersebut dibendung oleh segelintir orang, yang lebih parahnya, camat setempat buang badan seolah olah tidak mengetahui hal tersebut Jum'at 10 Mei 2019.
Foto Keuchik Gampong Kuala Simpang Ulim Basri.
hal ini disampaikan oleh Keuchik Gampong Kuala Simpang Ulim Basri kepada media ini menyebutkan bahwa seharusnya sungai Alue Raya merupakan sungai dasar yang tembus ke sungai Simpang Ulim dan berhubungan langsung dengan laut, sehingga dampak dan manfaatnya langsung dirasakan oleh para nelayan yang bergantung hidupnya dari melaut, dan apabila saat gelombang laut yang besar jalur lintas sungai alue raya merupakan jalur alternatif yang terbaik dan aman untuk mereka lalui, dan belum lagi dampak lingkungan lainnya seperti bila banjir tiba, bagaimana dengan Gampong lainnya,diatas kita seperti Gampong Teupin Breh,Lhok sentang Kecamatan Julok, bagaimana dengan nasib mereka ujar Keuchik Kuala.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu tokoh muda masyarakat Simpang Ulim Muktar alis(Lemak) sangat geram dengan sikap segelintir Oknum yang membendung Sungai Alue Raya dan hanya memikirkan dan mementingkan dirinya pribadi, dengan menyampingkan kepentingan umum lainnya, padahal seperti diketahui oleh mereka sendiri bahwa sungai Alue Raya merupakan tempat petani mencari nahkah seperti memancing kepiting menjala ikan dan banyak kebutuhan lainnya yang digunakan oleh warga masyarakat setempat dan termasuk jalur sungai Alue Raya termasuk transportasi yang digunakan oleh para petani nelayan saat ini
demikian ungkapnya.

Sementara itu camat Kecamatan Simpang Ulim yang dihubungi oleh media ini melalui telepon selulernya Rusamin.SE yang terhubung dengan media ini saat dikonfirmasi terkait dengan sungai Alue Raya, mengaku tidak tahu dimana letak tempat tersebut, namun ketika dikatakan oleh media ini bahwa sungai tersebut juga terdapat dalam tata ruang wilayah, camat Simpang Ulim dengan angkuhnya langsung menjawab dengan kasar dan mengatakan tadinya mau minta tanggapan saya, katanya?ok saya jawab oleh media ini, namun dirinya tidak ingin lagi memberikan tanggapan nanti katanya setelah buka puasa ujarnya singkat Sambil terputus dari telfon genggamnya.(*)

0 komentar:

 
Top