Aceh Timur-NusantaraNews,Dalam sepekan terakhir, masyarakat lingkar tambang khususnya di Gampong Blang Nisam dan Alue Ie Mirah mengaku mencium aroma seperti bau gas milik PT. Medco E&P Malaka yang mengalami kebocoran. 
Menindaklanjuti keluhan warga, Kapolsek Indra Makmu Ipda J.M Tambunan, S.H bersama sejumlah anggotanya, pada Rabu (01/05/2019) melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang diduga mengalami kebocoran gas dan berdialog dengan warga untuk memperoleh informasi tersebut.
Saat berada di Gampong Blang Nisam, Ipda J.M Tambunan memperoleh informasi dari Muhammad Amin, (57) yang merasa resah akibat bau yang diduga gas tersebut dengan meminta kepada perusahaan untuk dapat memberikan penjelasan tentang bau tersebut. Apakah memang akibat kebocoran pipa milik PT Medco E&P Malaka atau akibat lainya. Atas informasi tersebut Ipda J.M Tambunan melakukan konfirmasi dengan pihak perusahaaan.

PT Medco E&P Malaka dalam hal ini diwakili oleh Hamid selaku Humas menyatakan, perusahaan akan melakukan sosialisasi dengan cara akan menurunkan pihak-pihak dinas terkait sehubungan dengan dampak lingkungan yang terjadi di seputaraan masyarakat lingkar tambang khususnya di Kecamatan Indra Makmu.

Menurut Hamid, informasi yang didapatkan dari masyarakat bahwa bau gas yang tercium oleh warga adalah bukan dari kebocoran pipa gas tetapi diduga bersumber dari pembakaran sisa Gas H2S yang tidak terbakar habis sehingga dapat menimbulkan bau seperti bau busuk. Akibat dari bau tersebut bisa menimbulkan pusing dan muntah-muntah. Terang Hamid.

Ipda J.M Tambunan menyatakan, dalam hal ini kami hanya menindaklajuti apa yang menjadi keluhan masyarakat dan kami akan selalu siap menampung semua informasi maupun saran warga dengan maksud dan tujuan jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan. Jelasnya.(*)
 
Top