Penulis : Ana Alif 
(Ibu Rumah Tangga Desa Dalu 10 A Tamora)

Demokrasi yang mengagung-agungkan kebebasan dinegeri ini senantiasa menuai kontroversi. Bagaimana tidak, dari ide kebebasan ini muncul kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgenders). Diantara fakta LGBT di Indonesia hasil survei YKPN menunjukkan bahwa ada sekitar 4000-5000 penyuka sesama jenis di jakarta, bahkan gaya nusantara memperkirakan ada 260.000 dari 6 juta penduduk jawa timur adalah homo, sedangkan outomo memperkirakan secara nasional terdapat 1 % jumlah komunitas homo seksual di Indonesia. 

Ada apa sebenarnya dibalik kelompok LGBT. Ternyata LGBT adalah alat untuk memerangi islam dan alat untuk menghancurkan generasi bangsa. Ada dana dari asing dibalik kelompok LGBT, Republik CO. ID. Jakarta – aktivis pembela hak-hak LGBT HARTOYO mengaku selama ini ada bantuan anggaran untuk kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Dan dana dari asing ini digunakan untuk membantu pemenuhan hak-hak dasar LGBT dan kampanye anti kekerasan untuk LGBT. 

Dana gerakan LGBT juga berasal dari United Nations Development Programme(UNDP) dengan program penguatan LGBT bernama the being LGBT in asia phase 2 initiativ (BLIA-2) program ini didukung kedubes swedia di Bangkok Thailand. Dan lembaga pendanaan AS, USAID.tidak tanggung – tanggung dana yang digelontorkan sebesar 8 juta dolar AS atau 107,8 miliar untuk indonesia dari tahun 2014-tahun 2017.LGBT adalah penyimpangan dari penciptaan manusia yang memiliki naluri untuk melangsungkan keturunan. 

ALLAH menciptakan manusia laki laki dan perempuan untuk Saling tertarik satu sama lain. Seandainya laki laki menikah dengan laki laki atau perempuan menikah dengan perempuan bagaimana mungkin akan lahir keturunan. Maka dari itu LGBT adalah tindakan kemungkaran dan pelakunya adalah pendosa besar, karenanya LGBT harus dimusnahkan. Selain itu, kaum LGBT juga sebagai penular penyakit HIV-AIDS (KPA) KBB pada 2007-2015.

Dengan demikian selama kita masih menerapkan demokrasi di negeri ini LGBT tidak akan bisa dimusnahkan. Maka dari itu, terapkanlah sistem islam sehingga kaum LGBT akan dapat kita punahkan. Sehingga generasi bangsa tidak akan terancam punah. Islam sebagai sebuah sistem memiliki solusi untuk kaum LGBT yaitu:
Negara harus membina keimanan dan memupuk ketakwaan
Islam memerintahkan untuk menguatkan identitas dri sebagai laki laki atau perempuan
Islam mengharuskan memisahkan tempat tidur anak anak
Islam melarang tidur dalam satu selimut
Secara sistematis negara harus menghilangkan rangsangan seksual dari publik termasuk pornografi dan porno aksi begitu pula segala bentuk tayangan dan sejenisnya yang menampilkan perilaku homoseksual dan lesbianisme.

Akan tetapi solusi islam hanya akan tegak dengan syariah dan khilafah, maka dari itu selamatkan Indonesia dari LGBT dengan menerapkan syariah dan khilafah secara totalitas dalam bingkai daulah khilafah islamiyah. Wallahu’alam bisawab. 

0 komentar:

 
Top