N3 Payakumbuh — Dinas Pertanian bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) dan Tim Penggerak PKK Kota Payakumbuh, menggelar lomba masak serba ikan. Acara berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Koto Panjang Payobasung, Payakumbuh Timur, Selasa (30/4).
Acara dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Asisten III Setdako, Amriul Dt. Karayiang. Dalam sambutan, Amriul mengapresiasi diadakan acara lomba masak serba ikan tersebut. Dikatakan, iven ini perlu dilaksanakan secara berkala diberbagai tempat di Payakumbuh.
“Iven ini sangat baik dilestarikan, mesti diperbanyak mulai dari tingkat kelurahan sampai kecamatan bahkan kota dengan konsisten mengolah makanan-makanan dari ikan yang dapat menyehatkan keluarga dan masyarakat,” ujar Amriul.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra mengatakan, lomba memasak serba ikan ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat, salam mengolah makanan beda bahan dasar ikan.
“Lewat lomba ini kita ingin memperkenalkan keanekaragaman makanan serba ikan, memberikan makanan serba ikan olahan dan menghimbau anak sekolah untuk meningkatkan gizi lewat makan ikan,” ujar Depi.
Ditambahkan, “Lomba ini memiliki sasaran terciptanya keanekaragaman makanan serba ikan yang  sehat dan halal, tersosialisasinya menu beragam bergizi, seimbang, aman dan halal kepada masyarakat,” terangnya.
Sedangkan, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Payakumbuh Dr. Henny Yusnita Riza Falepi menjelaskan, lomba masak ikan merupakan wujud kita dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan bisa bersaing.
“Dengan lomba masak ikan diharapkan mampu menggugah masyarakat untuk lebih menyukai aneka olahan ikan karena gizinya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak dan kecerdasan otak anak-anak,” ulasnya.
Menurut Henny, tantangan terbesar kita adalah, mencegah stunting di Indonesia. Perlu dimulai dari remaja putri sehingga nantinya setelah menikah akan melahirkan anak yang sehat pula.
“Kecendrungan kaum milenial lebih mengkonsumsi makanan cepat saji, tanpa sadar itu makanan sampah, karena kandungan gizinya tidak ada. Sehingga terancam stunting. Karena itu perlu support bersama, bagaimana mengajak dan membina masyarakat agar gemar mengkonsumsi ikan,” jelasnya
Adapun Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Yosmeri yang hadir sebagai narasumber menuturkan, potensi perikanan cukup menjanjikan karena banyaknya tambak ikan yang dikelola masyarakat.
“Sosialisasi ini perlu ditingkatkan, kalau perlu pilihkan satu sehari hanya makan ikan. Sehingga Payakumbuh bisa menjadi pioner dalam meningkatkan konsumsi ikan, dari diversifikasi rasa dan diversifikasi produk olahan dari ikan. Bisa pula membuka peluang usaha kuliner bagi yang berjiwa wirausaha,” pungkas Yosmeri.
Acara lomba masak serba ikan ini juga dihadiri oleh Camat Payakumbuh Barat L.Kesfrinaldi , Wakil Ketua Forikan Ny.Machdalena Erwin Yunaz. (rel)
 
Top