Penulis : SW. Retnani, S.Pd.

Buah bibir yang sedang viral saat ini adalah Khilafah. Tak hanya di kalangan bawah, kalangan atas seperti para pengusaha dan elit politik pun membicarakan Khilafah. 

Khilafah yang semakin dirindu umat adalah ajaran Islam yang bermakna sebuah sistem pemerintahan dalam Islam dan meniscayakan sebagai konsep tata negara sehingga seluruh hukum yang berlaku bersumber hanya dari Islam.

Namun sayang, keindahan dan kesempurnaan Khilafah dirusak dan ditentang oleh orang-orang yang takut akan adanya perubahan. Mereka takut kehilangan "zona nyaman" mereka saat ini. Dimana mereka mendapat keuntungan dari kemaksiatan dan kedzaliman yang telah menyebar ke seluruh negeri. Sebagian mereka adalah para penjilat kekuasaan dan penikmat kejumudan, mereka genggam asas manfaat yang diselimuti dengan trik-trik kotor.

Maka kebangkitan Khilafah akan terus mereka cegah, mereka sebarkan isu -isu miring, opini-opini buruk dan sesat tentang Khilafah. Sebagaimana dilansir oleh eramuslim.com bahwa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy menuding bahwa kelompok yang menginginkan khilafah dan mengubah Pancasila saat ini berkumpul semua di kubu paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Diantara kelompok tersebut, sebut Romahurmuziy, adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah menjadi organisasi yang dilarang di Indonesia.

Bagi HTI tidak ada pilihan lain kecuali mendukung Paslon 02. Sebab jika Jokowi terpilih lagi HTI sudah pasti tidak bisa lagi berkembang di Indonesia karena memang sudah dilarang, menurut Romahurmuziy. Saat bertemu dengan pengurus PCNU Sukabumi, Jawa Barat Selasa (5/3) malam, sebagaimana keterangan tertulis yang dikirim ke media.

Pria yang akrab disapa Rommy ini mengatakan, Presiden Jokowi membubarkan HTI setelah berkonsultasi dengan ormas-ormas besar Islam dan pimpinan partai politik Islam.

HTI yang ingin mendirikan khilafah dianggap tidak mengakui Pancasila dan NKRI.

Menurut Rommy, jika Prabowo menang, HTI berharap bisa mengembangkan paham khilafah ini termasuk paham intoleran lainnya.

Rommy menambahkan, selama ini sejumlah kelompok Islam garis keras, termasuk HTI, membangun narasi bahwa Prabowo merupakan pembela Islam. Namun, narasi itu terbukti bertolak belakang dengan fakta yang ada.

Mereka akhirnya tidak peduli pada keislaman Prabowo karena merasa hanya dengan Prabowo menanglah HTI bisa kembali muncul dan tidak dilarang seperti di pemerintahan Pak Jokowi, kata Rommy.

Sangat terlihat ketakutan rezim sekuler atas potensi kebangkitan Khilafah, sehingga dengan sekuat tenaga Mereka mencoba menghancurkannya. Mereka hembuskan monsterisasi ide-ide Khilafah, mereka ciptakan isu-isu rendah untuk mengadu -domba umat Islam. Mereka katakan pengusung khilafah anti NKRI dan Pancasila. Mereka kaitkan Khilafah dengan ISIS yang identik dengan tindakan anarkis seperti pembunuhan dan perusakan fasilitas umum, menciptakan stigma diskriminatif seperti memaksa kaum kafir untuk beragama Islam. Bahkan syariah dan Khilafah dituding akan mengakibatkan rusaknya stabilitas negara.

Selain memonsterisasi Khilafah, mereka para pembenci Khilafah pun, mencoba mematahkan dan menghancurkan perjuangan orang-orang yang mengusung kekhilafahan. Mereka bubarkan organisasinya, mereka fitnah sebagai organisasi terlarang, mereka waspadai kelompok-kelompok yang mengusung Khilafah. Bahkan saking bencinya mereka dengan Khilafah, mereka bakar bendera tauhid. Hal ini terjadi karena kejumudan merekalah, sampai tidak mengenali bahwa bendera itu adalah bendera Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

Hilangnya pengetahuan umat Islam terhadap Khilafah berawal dari runtuhnya Khilafah oleh seorang munafik yang bernama Mustafa Kemal Laknatullah, pada tanggal 3 Maret 1924.

Khilafah yang berjaya selama 13 abad dan telah menguasai 2/3 dunia, lenyap tak berbekas. Kafir telah membumihanguskan seluruh sejarahnya dan mengubur dalam-dalam seluruh peninggalannya serta mengubah arah pandang umat Islam hanya tertuju pada budaya dan aturan barat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, budaya, sains dan teknologi. Hingga seluruh aturan hidup dan hukum-hukum yang berlaku, berporos dan bersumber hanya kepada barat. Akibatnya Islam tersingkir, Islam terdzolimi, kaum Muslim dibantai, ditindas dan dihinakan.

Lihatlah, negeri-negeri Islam seperti:  Palestina, Suriah rohingya, uighur dan lain-lain mereka hancurkan. Duka umat Islam seakan tak berhenti. Tepat d hari jumad di bulan Rajab, kembali darah umat Islam membanjiri tanah Australia, tepatnya di Selandia Baru. Kaum Muslim dibantai dengan sadis, 49 muslim Syahid , 20 orang mengalami cidera parah. Semua akibat kekejaman kafir.

 Padahal dalam ajaran islam nyawa seorang muslim sangatlah berharga. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "hancurnya dunia lebih ringan di sisi Allah subhanahu wa ta'ala dibandingkan terbunuhnya seorang muslim" (hadis riwayat An Nasai, dn At Tirmidzi). Sedangkan yang lainnya, seperti Arab, Turki, Indonesia dll. hanya sebagai kaki tangan barat.

Kejahatan dan keserakahan kafir telah menghabiskan seluruh potensi sumber daya alam negeri-negeri kaum muslim. Semua kebencian kafir telah Allah jelaskan dalam Alquran.
Allah SWT berfirman:

وَلَنْ تَرْضٰى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلَا النَّصٰرٰى حَتّٰى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ   قُلْ اِنَّ هُدَى اللّٰهِ هُوَ الْهُدٰى  ۗ  وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ اَهْوَآءَهُمْ بَعْدَ  الَّذِيْ جَآءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ  مَا لَـكَ مِنَ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ
wa lan tardhoo 'angkal-yahuudu wa lan-nashooroo hattaa tattabi'a millatahum, qul inna hudallohi huwal-hudaa, wa la`inittaba'ta ahwaaa`ahum ba'dallazii jaaa`aka minal-'ilmi maa laka minallohi miw waliyyiw wa laa nashiir

"Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 120).

Maka hanya dengan Khilafah seluruh problematika umat Islam mendapatkan solusi. 

Khilafah menghilangkan dan menghinakan seluruh penganut kekufuran. 

Dengan Khilafah, umat Islam akan memiliki pemimpin yang jujur dan adil, pemimpin yang cinta Islam dan pemimpin yang mampu meri'ayah umat sebagaimana dulu para Khulafaur Rasyidin memimpin umat Islam dan dilanjutkan oleh para khalifah- khalifah yang lainnya. Maka sejarah telah mencatat, dengan sistem Islam yang berada dalam naungan Khilafah yang akan memberikan solusi atas seluruh masalah yang dilahirkan dari sistem kapitalis- demokrasi saat ini. Hanya dengan Penerapan syariat Islam Kaffah, negeri ini terjaga.

Ya Allah, sungguh Kami memohon kepada-Mu Daulah Khilafah Rasyidah yang mengikuti Manhaj kenabian yang dengannya mulialah Islam beserta umatnya dan dengannya pula hinalah kekufuran beserta penganutnya. Aamiin Allahumma Aamiin.
Wallahu A'lam Bishawab.
 
Top