Penulis : Edy samsul

Tahun 2018 telah berakhir dan ditutup dengan datangnya bencana alam tanah longsor di Sukabumi. Musibah nasional ini sudah kita baca di berbagai media  internet. Tidak salah kiranya kalau tahun 2018 sebagai tahun bencana bagi negeri tercinta ini.jika ditinjau dari aspek jumlah korban dankerugian.

BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) mencatat 2.564 bencana melanda Indonesia selama tahun 2018 dan 3.349 orang di antaranya tewas dalam bencana tersebut. Sementara itu yang dinyatakan hilang sebanyak 1.432 orang dan puluhan ribu orang terluka, kutipan diambil dari "inews.id"

Bencana nasional hidrometeorologi dan geologi tersebut telah menimbulkan duka dan kesedihan yang mendalam, tidak hanya keluarga korban, sanak Famili, saudara bahkan seluruh rakyat Indonesia. 

Namun demikian data dan fakta bencana alam tersebut patut menjadi bahan instrospeksi diri dan pembelajaran berharga bagi kita semua dan dapat dijadikan dasar resolusi di tahun 2019 ini.

Bencana alam merupakan peringatan kepada umat manusia untuk meninggalkan segala macam bentuk maksiat di muka bumi. Sebaliknya berusaha untuk berbuat bagi kemaslahatan umat manusia dan lingkungan alam sekitarnya. 

Menjalin silaturrahmi antar sesama manusia akan mendatangkan kemaslahatan dan sebaliknya menghindari debat atau sengketa yang merusak jalinan silaturrahmi antar umat manusia akan dapat memicu kemudaratan dan petaka.

Program reboisasi atau penghijauan perlu digalakkan kembali untuk mencegah erosi bahkan tanah longsor. Program ini termasuk jangka panjang namun belum terlambat untuk digalakkan secara terus menerus. 

Penebangan hutan secara liar harus benar - benar dientaskan karna kegiatan ini jelas akan merugikan dan dapat menimbulkan terjadinya erosi di permukaan tanah yang berdampak pada kerusakan tanah yang lebih parah akan bahkan dapat menimbulkan bahaya tanah longsor.

Resolusi di tahun 2018 ini lebih baik banyak kerja yang mendatangkan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Sebaliknya  mengurangi aktivitas yang mendatangkan mudarat bagi manusia, hewan dan lllingkungan alam sekitarnya. (Edy S).
 
Top