Batusangkar - Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2020, Kamis (31/1) Bertempat di Aula Kantor Bupati di Pagaruyung.

Dihadiri oleh Wabup Zuldafri Darma, Rega Tadeak Hakim Ditjen Bina Bangda Kemendagri (Narasumber), Werry Darta Taifur dari Unand Padang (Narasumber). Didampingi itu juga diundang Rektor IAIN Batusangkar, Ketua DPRD Anton Yondra, Sekda Hardiman dan jajarannya serta Camat se Kabupaten Tanah Datar. 

Laporan dari Ketua Pelaksana Kabid Litbang dan Perencanaan pada Baperlitbang Masni Yuletri, 
masukan dan saran akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani kepala Baperlitbang serta perwakilan yang hadir dalam acara ini. 

Dengan adanya gelar Forum ini, diharapkan bisa menghasilkan perencanaan yang berkualitas. Kegiatan direncanakan dihadiri anggota DPRD, Kepala OPD dan undangan lainnya, diperkirakan berjumlah 200 orang. Kegiatan hari ini akan dilanjutkan esok dengan narasumber yang sama. 

Baperlitbang selaku leading sector akan menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program. 

Sementara sambutan Wabup Zuldafri Darma menjelaskan latar belakang kegiatan berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Sesuai pasal 80 Permendagri diatas, rancangan awal RKPD dibahas bersama antara Kepala OPD dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik seperti ini, untuk memperoleh masukan, saran demi penyempurnaan.

Rancangan awal RKPD berpedoman kepada RPJMD yang ditetapkan dengan Perda Nomor 6 Tahun 2016, sebagaimana telah dirubah dengan Perda Nomor 5 Tahun 2017. 

Dalam RPJMD tahun 2016 -2021 ditetapkan kebijakan umum pembangunan daerah berupa 4 gerakan terpadu unggulan pembangunan daerah, Peningkatan Kualitas SDM, Peningkatan pembangunan pertanian, Peningkatan dan pengembangan pariwisata serta Peningkatan Pelayanan Publik. 

Juga diterangkan tentang RKPD 2020 diawali dengan penyusunan rancangan awal RKPD yang harus perhatikan, evaluasi pelaksanaan RKPD, Permasalahan pembangunan daerah yang berhubungan dengan prioritas pembangunan, Merumuskan program kegiatan dalam pencapaian visi dan misi Tanah Datar, Penyusunan perencanaan yang tematik, holistik, integratif dan fasial, dimana antara OPD saling bersinergi, Terhadap RPJMD yang belum tercapai dan mengingat 2020 tahun terakhir perencanaan pembangunan daerah, maka OPD bersama memprogramkan kegiatan untuk pencapaian RPJMD itu. 

Masukan dan saran akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani kepala Baperlitbang serta perwakilan yang hadir dalam acara ini, harapnya. 

Dengan adanya gelar Forum ini, diharapkan bisa menghasilkan perencanaan yang berkualitas, karena itu ikuti dengan serius dam manfaatkan kehadiran kedua narasumber kita ini, untuk perencanaan lebih baik, dengan bertanya atau berdiskusi. 

Ketua DPRD Anton Yondra menghimbau Pemda selaku eksekutif dan DPRD legislatif, selalu bekerjasama dengan baik dan saling mendukung dalam menentukan serta pengesahan APBD.

Sebagai buktinya, kata Anton Yondra, beberapa tahun belakangan, pengesahan APBD Tanah Datar selalu tepat waktu sesuai peraturan perundangan, dimana batas maksimal 30 November sudah ditetapkan.

Kita berharap dalam penyusunan ini, seluruh instansi terkait terutama kepala OPD untuk hadir pada agenda ini, karena merekalah yang akan melaksanakan dan menjalankan perencanaan ini.

Diharapkannya, OPD merencanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga pembangunan memang menyentuh lapisan masyarakat tingkat bawah. (Humas/dvd)
 
Top