N3,Sarolangun ~ Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini bersama TNI Kodam II/Sriwijaya serta Kodim 0420 Sarko, saat ini tengah melakukan pembangunan kawasan kampung madani Suku Anak Dalam (SAD) Di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, seluas lahan 10 hektar. 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Sarolangun, Saifullah,baru-baru ini mengatakan bahwa saat ini sudah dibangun Perumahan warga SAD sebanyak 57 unit, Puskesmas Pembantu, Gedung Pertemuan, Lapangan Bola Kaki, Lahan Pertanian dan Perkebunan serta juga fasilitas lainnya seperti MCK.

"Sampai saat ini progres pembangunannya sudah hampir selesai dan diperkirakan akhir tahun ini sudah rampung," kata Saifullah.

Terkait pembebasan lahan kampung madani SAD tersebut,disebutkannya jika akan dilunasi pada tahun 2019 mendatang.
"Sebenarnya sudah dianggarkan pada APBD Perubahan tahun anggaran 2018, lantaran tidak ada ketok palu DPRD sehingga pembayaran dilakukan pada APBD Murni tahun 2019 mendatang,"ucapnya.

Masalah besaran nilai harga tanah yang dibebaskan,sebesar Rp 45 juta per hektar,ia mengatakan,sudah ada tim khusus untuk melakukan penilaian besaran harga. "Soal harga lahan perhektarnya memang sebesar 45 juta karena berisi tanaman pohon karet,"ujar Saifullah.

Intinya,tambah Saifullah jika pihak Pemkab Sarolangun sudah janji akan membayar penuh,bukan hanya 10 hektar yang saat ini sedang dibangun,tetapi 20 hektar karena penambahan lahan.

"Bukan tidak mau bayar,intinya masalah ini tidak ada masalah lagi,"tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Bupati Sarolangun Cek Endra belum lama ini ,yang mengatakan bahwa pembebasan lahan kampung madani yang saat ini sudah dibangun akan diselesaikan tahun depan 2019.

"Kemarinkan di APBD P harusnya sudah selesai dan memang sudah kita anggarkan dan sudah masuk.Karena sesuatu hal makanya Januari ini kita selesaikan dan tidak ada masalah,"kata Bupati. (SRF)
 
Top