N3,Sarolangun ~ Pada perayaan Natal dan mendekati Tahun Baru 2019, harga bahan pokok di kabupaten sarolangun berangsur naik. Pantauan di pasar atas sarolangun, harga bahan pokok berupa telur mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 40 ribu naik hingga Rp 45 ribu per karpet.

"Beda dengan yang super (ukuran besar), kalau yang super sampai Rp 47 ribu," kata Ipung, salah satu pedagang telur.

Kenaikan yang sudah seminggu belakangan ini dikarenakan menejelang tahun baru dan ia juga mengaku karena pasokan telur yang mana rata-rata dari luar kota yaitu kota Paya Kumbuh, Sumatera Barat.

"Selain mendekati Tahun Baru,kenaikan harga telur karena akses ada jalan putus, biasa jam 6 pagi sudah nyampe, kini jam 3 sore baru nyampe karena ambil jalan muter," tambahnya.

Dengan meroketnya harga telur ini, ia mengaku tidak sedikit  pelanggan yang berkurang dan memilih membeli dengan porsi eceran.

"Toko-toko kecil biasa ambil 5 karpet, namun saat ini turun," katanya.

Selain harga telur yang mengalami kenaikan,harga ayam pun ikut mengalami kenaikan dari harga Rp 28 ribu saat ini sudah mencapai Rp 32 -35 ribu per kilo.

Parsi, salah seorang penjual warung makan mengatakan,saat menjelang akhir tahun ini sudah biasa jika ada kenaikan harga bahan pokok.

"Kini tergantung masaknyo, biasa beli biso untuk stok, kini beli yang perlu bae," katanya dengan logat daerah. (SRF)
 
Top