Peserta FKUB

N3,Sarolangun ~ Jelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sarolangun menggelar dialog bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun,di Aula Kantor Kesbangpol,Senin (12/11/2018).

Acara yang mengangkat tema '' Peningkatan Peranan Dan Fungsi Dalam Rangka Menjaga Harmoni Kebangsaan Guna Mendukung Suksesnya Persiapan Pemilu 2019'' yang diikuti oleh 20 peserta dari unsur tokoh agama,tokoh adat,Ormas dan OKP se-Kabupaten Sarolangun. Sedangkan sebagai narasumber,perwakilan dari Kemenag,Kejari,MUI dan Polres Sarolangun.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Sarolangun Solahuddin Novri,S.H yang membuka acara menyampaikan,jika forum ini merupakan salah satu bentuk implementasi pemeliharaan kerukunan umat beragama.Hal ini penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara karena sebentar lagi menjelang tahun politik.

Menurutnya,ada beberapa hal yang menjadi perhatian dalam waktu dekat, diantaranya problematika kehidupan beragama yang makin kompleks dan pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan Legislatif serentak

"Harus ada pencegahan dalam menangkal isu sara dan konflik keagamaan yang dapat merusak sendi-sendi toleransi kerukunan umat beragama menjelang Pemilu 2019 mendatang,"ungkapnya.

Kakan Kesbangpol Sarolangun Solahuddin Novri,S.H

Lebih lanjut Solahuddin Novri menyebutkan,umat beragama terutama pemuka agama juga semakin dituntut kebersamaan dan kekompakannya dalam menghadapi serta mengantisipasi isu-isu sara keagamaan.
Untuk itu dirinya mengajak untuk selalu mengedepankan kerukunan harus dibangun dan dipelihara secara sadar dan terarah. Tujuannya agar tidak mudah terganggu oleh kepentingan politik.

"Saya berharap FKUB dapat menjaga dan berperan aktif dalam menciptakan suasana rukun dan damai serta harmonis guna mendukung suksesnya Pemilu 2019 mendatang,"harapnya.

Kasi HAL Dodi Sartono,S.ST

Dodi Sartono,S.ST sebagai Ketua Pelaksana dalam laporannya,kegiatan ini adalah salah satu wujud nyata dari ditetapkannya Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No 9 dan 8 Tahun 2006 jika keberadaan FKUB ini mengemban tugas penting bagi terus berlangsungnya kehidupan beragama masyarakat yabg rukun,damai,saling menghargai dan harmonis serta melakukan pemberdayaan kepada masyarakat.(SRF)
 
Top