Komandan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa(TMMD) Ke-103 Kodim 0311/Pessel Letkol Arh Wahyu Akhadi,SH., mengatakan dalam menjalankan program ini TNI berkeinginan bersentuhan dan berinteraksi langsung masyarakat.

” Agar dapat terbangun hubungan emosial yang kuat dan saling memiliki antara para peserta Satgas TMMD Ke- 103 masyarakat, khususnya dari jajaran TNI di intruksikan untuk tinggal dirumah warga setempat,” ungkap Wahyu kepada Wartawan. Selasa (06/11)

Dikatakan Wahyu, warga yang rumahnya menjadi tempat tinggal para prajurit ini dianggap menjadi orang tua angkat bagi para peserta selama satu bulan menjalankan tugas sebagai Satgas TMMD Ke-103 Kodim 0311/Pessel.

” Disini ketika para anggota Satgas tinggal dirumah orang tua angkat wajib menyesuaikan diri dengan adat dan budaya setempat"

“Mereka juga diharuskan beraktivitas seperti biasa dan berinteraksi dengan orang tua angkat layak nya Seperti Orang tua Kandung yang lebih intens guna memudahkan koordinasi,” ujarnya.

” Mereka juga harus menbantu setiap aktivitas orang tua angkat seperti membersihkan rumah, nyapu halaman, pada intinya dengan kehadiran anak asuh atau Anggota Satgas dapat meringankan perkerjaan rumah orang tua angkatnya, Namun lebih setelah menjalankan program yang dilaksanakan,”ujarnya.

Dari Pantauan Media, Dirumah Ibu Nurbaini  di Kampung Air Kalau , Anggota Satgas TMMD Kodim 0311/Pessel Membantu Orang Tua angkatnya Membersihkan Halaman Rumah.

Kemudian Pria yang menjabat sebagai Dandim 0311/Pessel ini juga menjelaskan, jumlah orang Tua Angkat dalam program TMMD ke 103  Kodim 0311/Pessel ada 20 rumah.

” Ada 20 rumah yang berada di Kampung Air Kalam, Kampung Koto Lamu, dan Kampung Pulai, setiap rumah orang tua angkat diisi 5 sampai 6 orang personel,”pungkasnya
 
Top