N3,Sarolangun ~ Setelah selama kurang lebih dua minggu menggelar kompetisi U-15 Askab PSSI Sarolangun secara resmi menutup kompetisi usia dini yang diikuti 10 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Sarolangun.

Sebelum penutupan,digelar dua laga final yang merebutkan juara 3,dilanjutkan dengan perebutan juara 1 dan 2. Untuk perebutan juara 3 bertemu SSB Persilapan vs SSB Lubuk Resam,yang mana SSB Persilapan menang WO dikarena SSB Lubuk Resam tidak hadir.

Sedangkan dilaga utama, yaitu final juara 1 dan 2,berhadapan SSB Limsi VS SSB Laskar Muda.Akhirnya melalui pertandingan sengit, SSB Limsi di menit-menit terakhir berhasil mencetak 2 gol, yang akhirnya membawa mereka menjadi juara pertama di liga U-15 Askab PSSI Sarolangun tahun 2018.

Kadis Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Sarolangun M.Idrus yang menutup liga U-15 Askab PSSI Sarolangun menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Askab PSSI Sarolangun yang telah menyelenggarakan turnamen ini.

Dia menilai, turnamen ini merupakan upaya dalam meningkatkan tali silaturahmi antar pemain yang tergabung dalam U-15,serta meningkatkan semangat sekaligus skill dan potensi para pemain.

"Saya menilai turnamen ini sangat positif,guna mencari bakat-bakat muda pesepakbola Kabupaten Sarolangun agar nantinya bisa berprestasi ditingkat yang lebih tinggi lagi," kata M.Idrus.

Melalui  turnamen ini,Kadis Disparpora juga berharap,bisa menjadi event yang bergengsi dan sebagai wadah bagi anak-anak dalam belajar berkompetisi dan mengasah bakatnya di bidang sepakbola.

"Untuk itu,momentum ini saya anggap bagian dari upaya kita bersama membangun masa depan Sarolangun,khususnya masa depan olahraga di Kabupaten yang kita cintai bersama ini," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Kabupaten Sarolangun M.Soleh, AB mengucapkan terima kasih kepada 10 tim yang  mengikuti turnamen antar SSB untuk kelompok U-15. Dikatakannya, seluruh tim telah tampil dengan baik serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas.Kepada tim yang keluar sebagai juara,M.Soleh berpesan agar tidak cepat berpuas diri.

"Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi ke depannya, sedangkan bagi tim yang kurang beruntung, saya berpesan jangan berkecil hati. Justru jadikan kegagalan ini sebagai cambuk untuk berlatih lebih giat lagi sehingga dapat keluar sebagai pemenang pada turnamen berikutnya," pesan M.Soleh.

Selanjutnya ia meminta kepada pemkab Sarolangun dalam hal ini Dinas Parpora agar selalu  membantu untuk kembali membangkitkan persepakbolaan di Kabupaten Sarolangun.

"Kami minta dukungan setiap  digelarnya turnamen sepakbola.Karena dengan turnamen yang rutin digelar dapat melahirkan pesepakbola berbakat yang nantinya bisa  memperkuat Sarolangun dikanca yang lebih tinggi lagi,"pungkas M.Soleh. (SRF)

 
Top