Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, SP  dalam kata sambutannya, pada acara pertandingan Salaju Sampan Festival Sitinurbaya, mengajak seluruh elemen masyarakat dan unsur panitia untuk menjaga ke amanan dan ketertiban, Sabtu (1/9).

Walikota meminta Panpel harus lebih bijaksana dalam mengambil suatu keputusan dengan baik dan menyenangkan kedua belah pihak bila terjadi sesuatu yang tak di inginlan dalam pertandingan, kita harus berpedoman  pada hasil rekaman vidio foto di garis finish, sebutnya.

" Jadi petugas foto digaris finish harus lebih hati-hati, sebab hasil akhir penentuan sebuah tim menang dan kalah, tidak ada yang lainnya ikut serta membentuk sebuah tim menang", ujar Walikota.
Maka itu, di harapkan pada penanggungjawab vidio foto garis Finish  Taf Chaniago, Adi Kameramen dan Yurizal Fotografer  untuk dapat laksanakan tugas sebaik mungkin sebab nanti jadi persoalan dan masalah akan muncul di garis finish, sempurnakan rekaman saat di minta dapat Rednya kembali.

Mahyeldi katakan bahwa saat ini kita atau kota Padang menerima tamu yaitu persatuan pesialis Dokter Mata  seluruh Indonesia, berjumlah sekitar  5 ribu orang, maka itu saya sangat berharap tidak ada perkelaian dan bacakan banyak, tentu kita yang malu seperti kegiatan tahun lalu di Seberang Padang. ujar Walikota.
Kalau terjadi lagi hal yang sama jelas kami dari pemerintah tak akan memberikan dukungan sepenuhnya,  perhelatan yang dimemotivasi hanya berbuah kegaduhan dan terjadi ketidaknyamanan, pekik histeris dan  tangisan anak-anak menyelimuti saat keributan, acara Salaju Sampan yang kita agung-agung.

Diakhir kata sambutan Walikota sangat berpesan sekali Pada Panpel pertandingan Tradisional Salaju Sampan Festival Sitinurbaya, agar menciptakan rasa nyaman  dan aman bagi para pengunjung atau penonton  di sepanjang bibir Sungai Batang Araw. (tf).
 
Top