Takicuah awak ternyata di daerah ini ada objek Wisata Janjang 500 di kawasan Kampung Batu Kelurahan Batang Arau Kota Padang.

Ini dikatakan Adi salah seorang pengunjung yang akan menyaksikan perlombaan Salaju Sampan Festival Sitinurbaya di Sungai Batang Arau Kelurahan Batang Arau Kecamatan Padang Selatan Kota Padang Sumatera Barat.

Saat itu, Ia coba berjalan-jalan melihat perkampungan penduduk yang terkenal dengan Kawasan Wisata Terpadunya (KWT) Kota Padang. Tiba-tiba Ia melihat Merk terpampang, seraya bergumam, Ia pun mengatakan ternyata di Kelurahan Batang Arau ada objek wisata Janjang 500 yang penuh pesona. Karena dari atas sana, Ia dapat menyaksikan keindahan Alam dengan hamparan hijaunya laut Samudera Hindia dan sudut penjuru Kota Padang nan elok. 

Senada dengan itu salah seorang penonton  sebut Aja Rul, juga melihatkan rasa herannya yang saat itu bersama isteri dan anak, kalau begitu besok saya ingin mendaki janjang 500 bersama keluarga mumpung besok hari Minggu.



Janjang 500 di Kampung Batu Kelurahan Batang Arau memiliki suasana berbeda dengan janjang yang telah terkenal di daerah lainnya. Dimana janjang 500 ini berada di daerah kawasan perbukitan yang tidak jauh dengan objek wisata Gunung Padang dengan legenda Siti Nurbaya nya yang selama ini masih kurang di promosikan.

Kepada masyarakat umum Ia juga menghimbau, mari kita ikut meramaikan janjang 500 ini bersama keluarga, Famili, Saudara dan andai taulan sehingga Kampung Batu bisa Viral  dengan objek wisatanya janjang 500 nya. sebut Rul di amiini isterinya.

Ia juga berharap semoga media online dan media sosial terus berkontribusi memberikan informasi bermanfaat ke Publik, tentang  keberadaan janjang 500, salah satu objek wisata alam terletak di tengah Kota Padang dan mudah di jangkau dengan kendaraan roda 4, roda 6 dan sepeda motor. sebut Rul lebih rinci lag.

Ketua RW 02 Kampung Batu Musran Rajo Malintang saat dimintai tanggapannya terhadap harapan pengunjung mengatakan, bahwa selaku tokoh yang dimajukan selangkah dan ditinggikan seranting oleh masyarakat, mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan pengunjung kepada daerah ini.

Sebab, tanpa adanya masukan-masukan yang datang dari pengunjung bersifat positif, tentu daerah ini tidak akan pernah maju. Karena terkenal dan tidaknya suatu daerah, 80 persen ditentukan oleh respon pengunjung.

Selain itu kami juga menghimbau sekali peran serta dari Pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama, ninik mamak dan bundo kanduang dalam menyatukan visi menjaga kebersihan, memberikan kenyamanan dan mempromosikan aset yang telah dimiliki kampung ini.

Mudah-mudahan, dengan keberadaan objek wisata jenjang 500 ini, Kampung Batu akan menjadi salah satu destinasi wisata Kota Padang  dan buah bibir bagi wisatawan yang suka berpelesir sesantro nusantara dan dunia. Tf/nl
 
Top