Prada Beni Ardinata dari Batalyon Infanteri 133/YS (Yudha Sakti) merebut juara III pada lomba lari Marathon yang dilaksanakan pada hari Sabtu 22 September 2018. Lomba lari yang dilaksankan di Pulau Samosir ini diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah dan juga diikuti oleh pelari dari berbagai negara diantaranya  Singapura, Malaysia, Kenya, Jepang, Amerika dan  Inggris digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir. 

Prada Beni  yang ambil bagian dalam lomba ini tampil pada kelas 25 KM. Prajurit yang  sehari harinya berdinas di Yonif 133/YS tepatnya di Pleton 3 Kompi B Yonif 133/YS Korem 032/Wbr. 

Saat ini Beni juga sedang aktif mengikuti Training Center di Kota Medan untuk persiapan  mengikuti Lomba Lari TNI Marathon 2018 di Lombok pada tanggal 4 November nanti, dan dalam waktu dekat juga akan ikut bersaing  dalam Grand Inna Padang Marathon pada akhir bulan September ini. 

Putra kelahiran Tarok Kec 2 x11 Kayu Tanam Kab Padang Pariaman  pada 19 Mei 1996 ini sebelumnya sudah sering merebut juara Lomba lari, diantaranya Juara Juara 3 Lomba Lari Lintas Wisata Nasional Padang 2017, Juara 1 Lomba Lari Simpati Loop Padang 2017,  Juara 1 Sawah Lunto Coal Trail 2017, Juara III Lomba Lari HUT Kota Bengkulu, Juara II Insu Run Padang 2017, Juara II Wirabraja 10 K 2018, Juara II 10 K Kejurda Sumbar, Juara 1 10 K Trail Pekanbaru 2018, Juara II Pekanbaru Runing Tour 2018.

Saat kami konfirmasi  Prada Beni Ardinata yang sudah sering tampil dalam dalam berbagai lomba lari ini, punya tekat dan semangat akan terus berlatih dan berlatih untuk mewujudkan keinginannya   menjadi pelari Nasional yang dapat mengharumkan nama Satuan Yonif 133  dan Propinsi Sumatera Barat ke tingkat Nasional maupun Internasional. Dalam Lomba lari kali ini tampil sebagai Juara I  direbut oleh  Berman Siahaan dari Kota Medan sedangkan Juara II direbut oleh pelari Samson dari Negara Kenya.

Event lomba lari yang berskala Internasional ini  dilaksanakan bertujuan selain sebagai ajang lomba  bagi para atlit lari juga untuk menarik minat wisatawan sehingga diharapakan pada 2019 dapat mencapai sejuta wisatawan berkunjung ke Danau Toba. 
Penrem 032/Wbr
 
Top