N3, Sarolangun ~ Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sarolangun Mubarokuzzaman, A.Ptnh mewanti-wanti jajarannya dalam melaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tak menerima imbalan apapun, baik dari pemohon maupun dari perangkat desa.

“Saya sudah tekankan kepada pegawai untuk tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari pemohon atau kepala desa,”ucapnya.

Ia menyebutkan, hal itu perlu ditegaskan, mengingat saat ini pihaknya sedang melaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), yang anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Saya berharap BPN jangan digoda lagi dan saya berharap BPN jangan dikasih uang dalam bekerja,"tegas Mubarokuzzan.

Menurutnya, Kantor Pertanahan Kabupaten Sarolangun dalam program PTSL yang dulu dikenal dengan sebutan Prona,tidak menyentuh apapun dan tidak terlibat masalah uang yang sudah diatur oleh pemerintah.

Lebih lanjut Mubarokuzzaman menambahkan,untuk mensukseskan program PTSL,pihaknya harus ekstra kerja keras, selain tetap memberikan pelayanan melalui loket-loket pelayanan di kantor pertanahan, juga harus membuka pelayanan di desa dalam rangka melaksanakan PTSL.

Pada tahun 2018 ini pihaknya memiliki target sertipikasi tanah melalui program PTSL sebanyak 12 ribu persil sertifikat se Kabupaten Sarolangun.  (SRF
 
Top