N3, Sarolangun ~ Bupati Sarolangun H.Cek Endra selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sarolangun memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Pramuka Ke-57 Di Bumi Perkemahan Pulau Punti,Desa Tanjung Kecamatan Batin VIII, Rabu (12/09/2018).

Dalam sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dr Adhyaksa Dault,yang dibaca H.Cek Endra menceritakan sepenggal kisah tentang cikal bakal lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia.

Dimana,Gerakan Pramuka Indonesia berasal dari Gerakan Kepanduan yang telah ada sejak masa penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1912 dengan nama kelompok, baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan.

"Sudah 105 tahun eksistensi Pramuka di Indonesia. Namun, yang penting untuk dipahami bahwa filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang bersamaan waktunya dengan berkembangnya gerakan kepanduan dunia yang dirintis oleh Sir Baden Powell di Inggris," jelas Bupati Sarolangun H.Cek Endra.

Lebih lanjut H.Cek Endra mengatakan,Gerakan Pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan untuk dapat menjadi perekat bangsa. Presiden Soekarno telah menyerahkan Panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia.

Dalam Hari Pramuka Ke-57 Tahun 2018 ini mengusung tema "Pramuka Perekat NKRI", tentu yang dapat mempersatukan bangsa ini adalah negarawan yang menjadi pemimpin yang amanah.

Selain itu, Bupati menuturkan, Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal akan melengkapi pendidikan informal yang diperoleh anak-anak dari keluarga dan pendidikan formal di sekolah. Hal ini mengingat pendidikan formal tidaklah cukup untuk menghasilkan kaum muda yang handal dan berkarakter.

"Sedangkan, peranan keluarga sebagai pelaku pendidik informal yang dilakukan oleh orang tua dalam membentuk karakter anak-anak sangatlah penting. Sementara, persoalan kaum muda sering terjadi diantara rumah dan sekolah, maka menjadi penting peranan Gerakan Pramuka dalam mengatasi permasalahan kaum muda yang sering terjadi dewasa ini," pungkas Bupati.

Pada apel besar peringatan Hari Pramuka ke-57 di Kabupaten Sarolangun tampak hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati sarolangun H.Hillalatil Badri,Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana,SIK.M.AP, Ketua Kwarcab Sarolangun M. Padlan Arafiqi,SE.MA Dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.  (SRF)
 
Top