N3, Magelang - Program  TMMD reguler 102 Kodim 0705/magelang resmi ditutup rabo (8/10) oleh Brigjen TNI  M.Zamroni, sekaligus sebagai inspektur upacara. Upacara penutupan yang ditandai dengan pemukulan gong oleh  irup sebagai tanda berakhirnya program TMMD 102 Ta 2018. 

Upacara yang dipusatkan di lapangan Kecamatan Bandongan kali ini dihadiri oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI M.Zamroni,  Dandim 0705/magelang Letkol Armed Kukuh Dwi Antono S.IP, Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP,   beserta pejabat daerah maupun kecamatan lainya serta berbagai elemen masyarakat dan tamu undangan tersebut menjadi perhatian warga,  dikarenakan banyak pejabat   yang hadir dalam acara kali ini.

Setelah kegiatan selesai, para hadirin disuguhi  kesenian tradisional berupa "Tari Ayu" yang diperagakan oleh  Polwan (Polisi Wanita) Polres Kota Magelang, marcing band dari SMK Kesdam IV/Diponegoro, serta kesenian yang berasal dari daerah magelang dan sekitarnya, untuk menghibur tamu undangan yang hadir, serta para peserta upacara dan satgas yang telah selesai melaksanakan program TMMD reguler 102 dengan sukses dan tepat waktu.

Setelah berakhirnya hiburan dilapangan, para tamu undangan dan pejabat terkait diajak meninjau lokasi tempat TMMD berlangsung. Jarak tempuh antara lokasi tempat diselengarakanya penutupan upacara dengan lokasi TMMD memang cukup jauh. Namun kesiapan panitia  penyelengara acara penutupan (Kodim 0705/magelang dan instansi terkait) sudah mengantisipasi secara matang agar proses berjalanya acara bisa sesuai rencana yang ditentukan. Salah satunya adalah menyiapkan akomodasi bagi para pejabat yang akan meninjau lokasi proyek yang menjadi sasaran program TMMD.

Demi kelancaran jalanya acara, terutama penyiapan akomodasi, Kodim 0705 menggandeng Polri dan Dishub bekerja sama dilapangan untuk mengatur lalu lintas dijalan maupun menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung kelancaran acara tersebut, salah satunya adalah menyiapakan mobil patroli untuk pengawalan maupun sepeda motor.

Sebelum upacara dimulai, para petugas di jalan baik TNI, Polri maupun Dishub nampak bersinergi dan sibuk mengatur arus lalu lintas, agar  lalulintas berjalan lancar. Tak ketinggalan mobil dan sepeda motor yang akan digunakan untuk mengantar Danrem dan para pejabat forkopimda kelokasi TMMD juga disiapkan.

Panitia sengaja menyiapakan sepeda motor yang diperuntukan bagi para tamu  maupun para pejabat yang akan meninjau hasil kerja program  TMMD secara langsung dilapangan. Dipilihnya sepeda motor oleh panitia dikarenakan Desa Gandusari sebagai  lokasi TMMD jalanya naik turun, sehingga dipandang praktis apabila memakai sepeda motor untuk meninjau wilayah yang menjadi sasaran TMMD tersebut.

Segala akomodasi baik mobil dan sepeda motor sudah disiapkan, namun diluar dugaan, justru Zamroni  bersama rombongan dan pejabat Forkopimda memilih sepeda motor untuk mengantarkanya sampai lokasi.

Perwira seksi operasi Kodim 0705/magelang Kapten Infanteri Suparna selaku penanggung jawab lapangan dalam acara tersebut mengatakan, bahwa segala sesuatu yang menyangkut pergerakan pasukan dilapangan untuk mendukung  jalanya acara penutupan TMMD reguler 102 sudah dipersiapkan sedemikian rupa, agar acara bisa berjalan sesuai ketentuan, termasuk menyiapkan sepeda motor dan pengendaranya yang bertugas sebagai joki untuk mengantarkan beliau-beliau yang mau meninjau secara langsung hasil kerja TMMD ke lokasi sasaran. 

Kalau beliau berkenan naik sepeda motor, kami sudah siapkan, namun kalau beliau berkehendak naik mobilpun, kami sudah berkoordinasi dengan Polisi dan Dishub untuk mengantarkan beliau sampai tujuan. "Jelas Parna. (Red IRL-942)
 
Top