N3, Magelang - Suasana Dusun Kreo Desa Gandusari Kecamatan Bandongan nampak begitu meriahnya. Kemeriahan itu dikarenakan ada perhelatan akbar oleh warga dusun tersebut secara bersama-sama dengan Anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa 102, yaitu lomba panjat pinang.

Perhelatan ini sengaja digelar dalam rangka memeriahkan peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus dan sekaligus sebagai ajang silaturakhim dan ngumpul bareng antara warga Dusun Kreo Desa Gandusari dengan Satgas TMMD 102 Kodim 0705/Magelang, yang berada ditengah-tengah mereka sampai dengan saat ini, Selasa (7/8).

Ratusan pasang mata menyaksikan lomba panjat pinang yang digelar dihalaman rumah salah satu warga dusun tersebut.

Komandan Kompi Satgas TMMD 102, Kapten Arm Ahmad Syakir mengungkapkan, bahwa dalam perlombaan panjat pinang ini mengandung makna yaitu pembelajaran yang sangat nyata dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, ada beberapa gambaran yang dapat dijabarkan untuk memaknai permainan panjat pinang.

"Panjat pinang menggambarkan sikap manusia dalam kehidupan sosial sehari-hari, orang akan menyadari jika bekerja sendiri itu akan terasa berat, dalam panjat pinang ini membutuhkan kerjasama dalam kelompok, yang menjadi tumpuan dibawah, itu harus kuat. Dalam keadaan lelah sekalipun dituntut untuk selalu bekerjasama dan "Gotong-Royong" bersama kelompoknya, untuk dapat menaklukkan licinnya tiang panjat, sehingga kelompok tersebut dapat berhasil meraih hadiah yang tergantung di atas,” tuturnya.

Sementara itu, Kapten Inf Suparman, salah seorang Komandan Peleton (Danton) Satgas TMMD, mengatakan jika Lomba Panjat Pinang ini merupakan contoh perilaku Masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, agar saling bekerjasama dan bergotong-royong.

"Ini sama seperti dengan kegiatan TMMD yang berlangsung di Desa Gandusari, yang mana hal tersebut merupakan sebuah wujud dari kemanunggalan TNI dengan Masyarakat yang tidak dapat dipisahkan,” pungkasnya. (BonyM/08)
 
Top