N3, Sarolangun ~ Bertempat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun H.Cek Endra hadiri sekaligus buka seminar  diskusi usulan Kawasan Bentang Alam Karst guna pemanfaatan kawasan karst (industri) dengan kepentingan konservasi karst diwilayah Bukit Bulan, Kecamatan Muaro Limun, Selasa (7/8/2018).

Dalam sambutannya,Bupati H.Cek Endra mengemukakan peran penting aspek geologi di dalam permasalahan karst, dimana ada 3 bahan utama yang mempengaruhi terbentuknya karst,antara lain batuan mudah larut,airtanah dan proses geologi yang menyertainya pelarutan, pelapukan batuan.

"Pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kebumian,mitigasi bencana, dan konservasi lingkungan hidup. 3 hal utama yang harus dijaga keseimbangannya,"ucapnya.

Lebih lanjut H.Cek Endra mengatakan,oleh karena itu melalui diskusi ini nantinya bisa menjembati permasalahan karst terkait usulan kawasan Karst di Bukit Bulan,Kabupaten Sarolangun.

"Hasil dari seminar ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi seluruh stakeholder utamanya Pemerintah Kabupaten Sarolangun terhadap pengelolaan kawasan karst,"harapnya.

Bertindak sebagai narasumber pada acara ini Kabid Lingkungan Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM Wahyudi yang dihadiri Direktur Umum Semen Batu Raja,Amrullah.

"Pengelolaan kawasan karst bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan kawasan karst, guna menunjang pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Berdasarkan Permen ESDM 17/2012 yang dinyatakan bahwa kawasan bentang alam karst adalah karst yang menunjukkan bentuk eksokarst dan endokarst tertentu,"ucap Wahyudi.

Seminar ini merupakan acara resmi yang pertama mempertemukan berbagai stakeholder karst dan masih memerlukan tindak lanjut setelah ini yang akan diinfokan kepada para stakeholder. (SRF)
 
Top