N3, Sarolangun ~ Puluhan warga lingkungan Tanjung Rambai Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, tepatnya warga yang terkena dampak lingkungan langsung berunjuk rasa ke PT Charitsa Energy Indonesia (CEI),PT MBS dan PT KBB Kamis (3/5/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Mereka mengeluhkan kondisi rumahnya yang rata rata mengalami retak,akibat aktivitas Blasting (pengeboman) batubara, angkutan tronton serta alat berat dozeer serta pencemaran lingkungan PT Charitas Energy yang tidak juah dari lokasi rumah warga.

Dengan membawa baner panjang berisi tuntutan,warga berkeluh kesah akan janji pihak perusahaan akan melakukan mediasi ganti rugi retaknya dinding rumah mereka akibat aktifitas blasting.

Aksi damai warga yang terkena dampak dari aktivitas perusahaan tersebut,selanjutnya diadakan mediasi antara perwakilan warga dengan pihak perusahaan yang bertempat diruang Kasat Intelkam Polres Sarolangun.

Dalam pertemuan tersebut, didapat kesepakatan antara lain, pertama akan diadakan Sosialisasi Draf Memorendum Of Agriment (MOA) yang akan dilaksanakan pada hari jumat tanggal 4 Mei,  kedua pihak perusahaan akan menyetop sendiri aktivitas Houling (pengangkutan) keluar batu bara dari Stok File mulai tanggal 4 Mei sampai waktu yang tidak ditentukan, dan yang ketiga sdr Bobby selaku Konsesi KBB meminta maaf kepada warga masyarakat yang terkena dampak melalui media cetak elektronik.  (SRF)
 
Top