N3, Sarolangun ~ Untuk memastikan ketersediaan sembako, Wakil Bupati Sarolangun H.Hillalatil Badri  melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah agen sembako dan pedagang untuk mengecek harga dan stok sembako yang ada di pasar Atas Sarolangun.

Dalam sidak yang dilakukan bersama rombongan, beberapa bahan stok sembako aman hingga Idul Fitri. Namun dirinya meminta pedagang dan pengusaha agar bersama-sama menjaga kestabilan harga agar masyarakat jangan terbebani apalagi saat ini menjelang bulan Ramadhan.

"Dari hasil sidak yang kami lakukan, stok aman sampai Idul Fitri nanti. Kami juga mengimbau kepada para pedagang dan pengusaha agar sama-sama menjaga kestabilan harga,"ujar Wabup.

Untuk stok beras, gula dan kebutuhan lain masih memadai,dan tidak terjadi kenaikan harga.Akan tetapi yang terjadi kenaikan secara signifikan adalah harga ayam potong dimana sebelum Rp 30.000 menjadi Rp 45.000,sementara untuk daging sebelumnya Rp 120.000 menjadi Rp 130.000,sedangkan untuk harga cabe merah dan bawang merah masih stabil dan tidak terjadi kenaikan.

"Untuk beras kalau dilihat dari gudang yang ada, stok masih cukup bahkan lebih. Namun yang terjadi kenaikan adalah harga ayam potong dan daging,"katanya.

Lebih lanjut H.Hillalatil Badri menyebutkan,untuk Disperindagkop agar selalu mengontrol pasokan dan harga barang yang dijual bukan menjelang bulan Ramadhan saja akan tetapi hingga memasuki Idul Fitri nanti.

Sedang menurut salah satu pedagang ayam di Pasar Atas Sarolangun Dedy yang mengeluhkan jika mahalnya harga ayam karena harga beli yang memang mahal. Sehingga secara otomatis harga ikut naik untuk menghindari kerugian.

"Saat ini pembeli ayam sepi. Kalau mengenai stok semuanya masih ada,tapi terkait masalah harga,jika kami beli dengan harga mahal maka secara otomatis harga jual akan naik,tidak mungkin kami rugi," ujarnya. (SRF)
 
Top