N3, Padang ~ Pelaksanaan Gashuku dan ujian Dan tingkat wilayah Sumatera yang dilaksanakan Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Sumbar di GOR PT Semen Padang telah berakhir. Dimana dari 74 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, 61 orang di antaranya merupakan karateka Inkai Sumbar.

Tingginya antusiasme karateka Inkai Sumbar mengikuti kegiatan tersebut diyakini berdampak baik pada pengembangan kualitas karateka, sekaligus diharapkan mampu memperbaiki prestasi karateka Inkai baik yang ada di ranting maupun di cabang yang ada di seluruh daerah kabupaten/kota di Sumbar.

“Mereka (sabuk hitam, red) inilah nantinya yang kami harapkan untuk bisa menularkan ilmu yang telah didapatkan kepada anak didiknya di masing-masing ranting dan cabang di Sumbar,” ujar Ketua MSH Inkai Sumbar, Darnis, kemarin.

Didampingi anggota bidang pertandingan, Sakiar Qiray Ruski, karateka Dan 6 itu menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan untuk ke-3 kalinya itu, sebagai ajang untuk memberikan kesempatan kepada karateka Inkai Sumbar untuk memperbaiki kemampuannya.

“Tak hanya berasal dari Sumbar, ada juga peserta Inkai yang berasal dari sejumlah provinsi di Sumatera yang mengikuti kegiatan yang kami gelar tiap tahunnya ini,” timpal Ketua Pelaksana, Irfak Izma didampingi Sekretaris Cardova.

Anggota dewan guru PB Inkai, Taufik Abas yang menguji para peserta menjelaskan, untuk bisa memperbaiki prestasi, Inkai Sumbar harus memperbanyak coaching clinic. Ujian Dan I-III inilah salah satu contohnya, dan kegiatan ini hendaknya bisa dipertahankan, minimal satu kali setahun.

Dia bersyukur, motivasi masing-masing pengurus yang ada di seluruh provinsi di Indonesia untuk melaksanakan gashuku dan ujian Dan ini cukup tinggi. Ini hendaknya bisa melahirkan karateka Inkai yang bisa bersaing di tingkat internasional.

”Saat ini, kita yang terbesar di Indonesia. Karena, kami memiliki pengurus di seluruh provinsi. Dan kami senang, motivasi para pengurus untuk memperbaiki kualitas karatekanya kini juga cukup tinggi,” ungkap karateka Dan 8 tersebut diamini anggota Dewan Guru, Sidqi Wahab.

Sebelumnya, pada 10-11 Mei, juga sudah dilaksanakan Kejurda Inkai tingkat Sumbar 2018. Pada iven yang diikuti sekitar 540 karateka itu, ranting Lembah Gumanti tampil sebagai juara umum dengan mengumpulkan 14 emas, 16 perak dan 10 perunggu.

Sedang peringkat runner up diraih juara umum tahun lalu yakni, Ranting Berok Ikua Koto, dengan koleksi 11 emas, 12 perak dan 16 perunggu. Disusul Sawahlunto dengan 11 emas, 9 perak dan 9 perunggu di tempat ketiga serta Semen Padang di urutan keempat dengan 11 emas, 3 perak dan 7 perunggu.

Atas prestasi itu, Lembah Gumani berhak atas Piala Bergilir Ketua Inkai Sumbar, Desri Ayunda dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Sedangkan untuk runner up, berhak atas piala dan uang pembinaan Rp 3 juta serta peringkat ketiga piala plus uang pembinaan Rp 2 juta.

Ketua Inkai Ranting Lembah Gumanti, Asril Ridwan mengaku, harus pakai prinsip jika ingin sukses dan punya cita-cita. Itulah yang ditanamkan kepada para karatekanya sehingga bisa memperbaiki prestasi yang sebelumnya hanya tampil sebagai peringkat ketiga.

“Keberhasilan yang kami raih ini, juga berkat dukungan SMAN 1 Lembah Gumanti dan SMPN 1, 2,3 Lembah Gumanti. Termasuk para orangtua murid, camat Lembah Gumanti, termasuk wali nagari,” akunya diamini pelatih kepala, Ilham Perdana Putra.(zul)
 
Top