N3 Payakumbuh - Pemerintah Kota Payakumbuh senantiasa berusaha untuk mendapatkan akses dan peluang program-program Penanggulangan Kemiskinan seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

Sampai tahun 2017 lalu, Kota Payakumbuh hanya mendapatkan kuota sebanyak 2.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setelah perluasan pada tahun 2017, bertambah sebanyak 1.613 KPM, sehingga seluruh peserta PKH Kota Payakumbuh berjumlah 4.265 KPM.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Perlindungan Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial, Aswad, S.Km melalui Kasi Jaminan Sosial, Ance Alviando, SST, MPSSp ketika ditemui www.nusantaranews.net di kantor Balaikota Bukik Sibaluik, Senin (16/4).

Ance menyebutkan kontribusi program ini terhadap penanggulangan kemiskinan di Kota Payakumbuh cukup besar yaitu lebih kurang 8 Milyaran lebih setiap tahun, sehingga Pemerintah Kota Payakumbuh sangat mengapresiasi program ini sehingga dapat terlaksana dengan baik di Kota Payakumbuh ini.

"PKH merupakan program perlindungan sosial dengan analogi “orang tua yang saat ini miskin, tapi anaknya tidak boleh miskin juga”, itulah sebabnya negara mengambil peran dalam pemenuhan kebutuhan dasar anak, yaitu pada sektor kesehatan dan pendidikan. Inilah yang disebut dengan memutus mata rantai kemiskinan," ujarnya.

Walaupun PKH memberikan bantuan berupa uang tunai, program ini tidak sama dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang telah berlangsung sebelumnya. PKH dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban pengeluaran KPM, tetapi dalam jangka panjang program ini bertujuan mengubah pola pikir dan prilaku KPM terhadap kesehatan dan pendidikan anak. Oleh karena itu, dilakukan pendampingan secara intensif kepada KPM PKH.

Ance juga menambhkan Program ini memiliki beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh KPM sebagai peserta program, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Kewajiban di bidang kesehatan antara lain adalah pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, pemberian kesehatan, pemberian asupan gizi dan imunisasi bagi bayi dan balita. Di bidang pendidikan tingkat dasar dan lanjutan (SD, SMP, SMA) temasuk bagi anak difabel. Kita sangat ingin masyarakat Kota Payakumbuh ini memiliki anak-anak yang sehat dan pintar.

"Ibu-ibu penerima manfaat PKH diharapkan dapat mensyukuri nikmat yang diterima, karena tidak semua masyarakat miskin berkesempatan mendapatkan program ini. Taati komitmen dan penuhi kewajiban sebagai pesrta PKH, serta ikuti petunjuk dan arahan dari pendamping. Manfaatkan bantuan PKH ini sebaik mungkin, gunakan sesuai peruntukkannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal," tutupnya. (Rahmat Sitepu)

 
Top