N3 Payakumbuh - Sebanyak 315 Peserta PKH di Kota Payakumbuh mengikuti kegiatan Sosialisasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Program Keluarga Harapan (PKH) yang digelar Dinas Sosial Kota Payakumbuh di Balai Kota Bukik Sibaluik Senin hingga Kamis, 16 hingga 19 April 2018.

Tidak hanya itu, seluruh Koordinator Kecamatan (Korcam) dan Pendamping PKH juga hadir dalam Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Payakumbuh diwakili Yoherman, Asisten 1 Setdako Payakumbuh dengan menghadirkan Narasumber Ketua Penggerak PKK Kota Payakumbuh Ny Henny Riza Falepi dan Kadis Sosial Idris, A.Ks, M.Si.

Ketua Panitia Kasi Jaminan Sosial Ance Alviando, SST, MPSSp mengatakan Acara ini akan digelar sebanyak 5 sesi dimana per sesi diikuti kurang lebih 60 orang Peserta dan dilaksanakan selama 4 hari.

"Untuk 5 sesi kita mengadakan sampai Kamis depan, supaya lebih efektif penyampaian materi kepada peserta PKH, tujuan yang akan kita capai adalah dengan pemahaman yang diterima peserta semoga nantinya peserta dapat menjadi pionir yang memberikan pembelajaran ulang kepada anggota kelompoknya," ujarnya.

Asisten 1 Walikota Payakumbuh Yoherman, SH, S.Sos dalam sambutannya mengatakan pemerintah terus mendorong dan mencoba untuk mengentaskan masalah kemiskinan di Kota Payakumbuh.

"Melalui kegiatan ini kita harapkan masyarakat lebih cerdas dalam memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah, boleh kita miskin, tapi besok anak kita jangan sampai miskin juga, harus ada peningkatan," ujarnya.

Ny Henny Riza Falepi dalam materinya mengatakan peran keluarga sangat penting dalam masyarakat, karena keluarga merupakan unsur kecil dari masyarakat, keluarga sebagai tempat awal dari lingkungan sosial dibentuk.

"Peran keluarga yang tidak maksimal dapat menimbulkan permasalahan sosial, kita harus introspeksi juga bagaimana peran kita sebagai anggota keluarga di dalam rumah tangga," kata Istri Walikota Payakumbuh ini.

Kadis Sosial Idris, A.Ks, M.Si juga menambahkan dengan kegiatan ini nantinya diharapkan menambah pengetahuan KPM PKH dalam penguatan keluarga.
"Diharapkan kepada peserta sebagai transformer untuk mengirim atau memindahkan ilmu kepada rekan-rekannya yang lain," pungkasnya. (Rahmat Sitepu)

 
Top