N3, Sarolangun ~ Jumadi salah satu wali murid sekaligus Ketua Rt 1 Desa Petiduran Baru, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun mengeluhkan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) di potongan senilai Rp 200 ribu persiswa, yang dilakukan oleh pihak Sekolah SDN 165 Mandiangin.

Menurut Jumadi,dana BSM tersebut peruntukkannya sudah jelas untuk siswa tidak mampu,jadi tidak patut dipotong untuk pembagunan sarana olahraga.

"Pemotongan itu dilakukan dibulan Februari 2018 kemarin,dengan nilai Rp 150 ribu untuk pembangunan sarana olahraga dan Rp 50 ribu untuk adm pencairan BSM persiswa dengan jumlah 47 siswa,”ungkapnya.

Lebih lanjut Jumadi menambahkan,memang benar pemotongan tersebut sudah melalui rapat komite namun sebagai wali murid walau mengiyakan tapi tidak ikhlas dan sangat merasa keberatan.

"Walau didalam rapat kami ikuti permintaan komite dan sekolah tapi kami diluar kami merasa keberatan,"tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN 165 Mandiangin Miarni Astuti sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait hal tersebut.  (SRF)
 
Top