N3 Payakumbuh - Untuk mempertajam rencana kerja (Renja) 2019 terkait program pendidikan karakter dan akhlak mulia yang telah berjalan sejak tahun ajaran 2016 di kota Payakumbuh, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi Forum OPD, Senin (12/3) kemarin di aula Dinas Pendidikan yang diikuti pejabat internal jajaran Dinas Pendidikan bersama 33 OPD terkait.

Kepala Dinas Pendidikan AH Agustion menyampaikan terima kasih kepada unsur OPD terkait yang telah mensukseskan program.

“Secara berjenjang kita telah akomodir usulan terkait pendidikan melalui musrenbang. Kita berharap dari forum ini akan dipertajam dan melahirkan sebuah mufakat yang akan kita jadikan Renja prioritas 2019 dalam rangka percepatan pembangunan sebagai pendukung visi misi Walikota Periode ke II yang sejalan dengan Nawacita. Selama ini kerjasama kita semua unsur pendidikan berupaya meminimalisir degradasi moral. Dan upaya ini akan kita terus jalankan sebagai perwujudan ABS/ABK sebagaimana yang tercantum pada misi kepala daerah nomor 1 dan 5,” ungkap Agustion

Sementara itu, Kepala Kankemenag Asra Faber menyambut baik dilaksanakannya rapat kordinasi Forum OPD terkait penyelenggaraan pendidikan karakter dan akhlak mulia.

“Kami akui secara pribadi, baru kali ini kami yang ikut langsung rakor penyelenggaraan pendidikan pendidikan karakter dan akhlak mulia. Terima kasih untuk Pemko Payakumbuh yang telah melibatkan Kankemenag dan memang sudah semestinya karena jajaran Kankemenag juga mengelola pendidikan dalam rangka mendukung program kerja Kota Payakumbuh. Kami apresiasi sekali dengan koordinasi yang berjalan berjalan baik, sehinggganya banyak sekolah dan madrasah kita Payakumbuh yang prestasinya sudah menasional,” sebut Asra Faber.

Kepala Bappeda diwakili Kasi Pemerintahan Wawan Safianti, mengatakan, bahwa program pendidikan karakter dan akhlak mulia ini mesti dipertajam lagi sebagaimana diatur pada PP No. 2 Tahun 2018 tentang standar layanan minimal.

“Renja Pendidikan karakter dan akhlak mulia mesti dipertajam dengan mencantumkan indikator-indikator yang jelas serta mengakomodir hasil musrenbang,” pesan Wawan.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Forum OPD, H. Dasril menyebutkan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan atas dasar surat dari Sekretaris Daerah Nomor 053/378/Pem-PYK/2018 sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 86 tahun 2017 yang diimplementasikan pada Perda No.1 Tahun 2017.

Tampak hadir juga dalam sidang ini, Perwakilan BKD, BKPSDM, Kesra, PU, Disparpora, Pustaka dan Arsip, Perwakilan camat kecamatan, Himpaudi, K3S, PGRI, APSI, BMPS, IGTKI, Dewan Pendidikan, MKKS, KKG, Dinas Kesehatan serta undangan lainnya. (Rahmat Sitepu)
 
Top