N3, Sumbar Pada setiap pelaksanaan alek demokrasi, selalu saja ada kampanye hitam dan ujaran kebencian. Termasuk pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Untuk mengatisipasinya, Polda Sumbar sudah mengerakan pasukan dunia maya atau cyber troops.

"Kami telah membentuk  cyber troops. Tujuannya untuk mengantisipasi ujaran kebencian dan kampanye hitam di media sosial," ujar Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal pada acara silaturahmi bersama Forkopimda Sumatera Barat, Rabu, 21 Februari 2018.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, masing-masing pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang maju di Pilkada serentak 27 Juni 2018, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan undangan lainnya. 

"Tim tersebut akan menangani berita-berita hoax dan segala macam isu yang saling menjatuhkan antara masing-masing pendukung pasangan calon kepala daerah," cakapnya.

Ia memastikan telah siap dalam pengaman Pilkada serentak tersebut. Bahkan, pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai upaya yang akan terapkan.

Kita sudah menyiapkan rencana pengamanan (renpam) di empat kota yang akan menghelat Pilkada serentak di Sumbar. Seratus persen kita siap, termasuk dengan anggaran," ungkapnya. 

Ia mengatakan, saat ini jajarannya sudah melakukan pengamanan di kota-kota yang akan menghelat Pilkada, seperti Sawahlunto, Padang, Padang Panjang dan Pariaman. Kegiatan pengamanan dilakukan dengan sistem pengamanan dalam kota (Sispam jota) maupun simulasi.

Sedikitnya, sebut jenderal bintang dua ini, untuk pengaman Pilkada serentak, pihaknya menurunkan sekitar 2/3 dari personil di masing-masing Polres yang menggelar Pilkada. Sedangkan Polda Sumbar sendiri menurunkan 400 orang personil untuk membackup.

"Selaku Kapolda saya imbau kepada masyarakat, daerah kita sudah kondusif ini harus kita jaga. Pilkada biar berjalan, tapi mari kita jaga bersama keamanan. Begitupun dengan pasangan calon untuk siap menerima kekalahan dan kemenangan. Harus sportif," pintanya.

Ia mengingatkan, jangan sampai gara-gara Pilkada, kondisi keamanan daerah terganggu. Untuk itu, komitmen Pilkada Badunsanak yang telah dicanangkan harus dijaga dan disukseskan bersama.

"Jangan ada asap, darah dan kaca pecah. Komitmen ini tetap kita jaga untuk Pilkada yang aman. Mari jaga daerah kita yang kondusif ini, jangan karena Pilkada kita menjadi terpecah," cakapnya. By
 
Top