N3, Padang Panjang - Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang telah menyiapkan tiga uni videotron untuk meningkatkan publikasi kepada masyarakat dan pengunjung di Kota Julukan Serambi Mekah itu. Dua videotron itu berukuran besar, satu terletak di Simpang Tiga PDAM dan Simpang Hasiba dekat SMK 1 Padang Panjang. Sedangkan yang satu lagi terdiri dari delapan unit rangkaian dipajang di depan Kantor Walikota Padang Panjang.

Demikian disampaikan Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis BSBA melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Marwilis S.H di Padang Panjang, Rabu (2/1) siang tadi .

Disebutkan juga, keberadaan videotron itu selain mempublikasikan informasi pembangunan Kota Padang Panjang juga dibuka kesempatan kepada Pihak Swasta yang ingin mempromosikan produk mereka melalui videotron ini, baik masyarakat tempatan maupun luar Kota Padang Panjang.

“Bagi pihak swasta tentunya ini sangat berguna sekali, sebab videotron ini dapat mempermudah menginformasikan produk-produk yang akan di iklankan, dan tentunya ini merupakan media yang tepat untuk mereka yang ingin mengiklankan produknya. Karena melalui videotron ini masyarakat akan lebih mudah memperoleh informasi,” kata Marwilis.

Terpisah, Kepala Bidang E-Goverment dan Teknologi Informasi  Ario Dian Pratama, ST saat ditemui diraung kerjanya memaparkan tujuan diadakannya videotron ini adalah untuk  menyebarluaskan informasi pembangunan Daerah Kota Padang Panjang. Namun tidak menutup kemungkinan untuk memanfaatkan potensi besar Kota Padang Panjang sebagai Kota perlintasan yang dilintasi oleh pengunjung di Sumatera Barat.

“Kita sama-sama mengetahui bahwasanya Kota Padang Panjang selain Kota perlintasan ke seluruh Daerah Sumatera, Kota Padang Panjang juga Kota Wisata yang sering di kunjungi oleh wisatawan darimana pun, jadi besar kemungkinan mereka yang lewat akan melihat iklan-iklan yang ada di videotron itu,” papar Ario.

Menurut Ario,  videotron ini juga bisa dimanfaatkan sebagai media promosi luar ruang untuk Perusahaan Swasta Nasional, dan saat ini Pemerintah Kota tengah menyiapkan aturan hukum mengenai tarif retribusi pemakaian videotron. (ri)
 
Top