N3, Bireun ~ Mahasiswa diharapkan bisa menjadi motivator, katalisator dan inisiator dalam masyarakat untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, setiap kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat bermanfaat ganda baik bagi mahasiswa, masyarakat serta Universitas sendiri, demikian disampaikan Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Dr.H.Amiruddin Idris SE,Msi, pada acara pembekalan peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XVI semester pendek, yang berlangsung di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan.

Menurut  H.Amiruddin Idris,  KKM merupakan wujud dari implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi, jadi mahasiswa yang melaksanakan program KKM ini harus bisa membantu masyarakat, pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya untuk terwujudnya cita-cita kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

“Membantu yang saya maksudkan bukan berarti mahasiswa harus mengumpulkan dana dan materil lainnya, tetapi membantu dalam arti bisa menjadi motivator dan fasilitator mengerakkan potensi yang ada di tengah masyarakat sesuai ilmu yang dimilikinya”, jelas H.Amiruddin Idris.

Karena lokasi KKM yang dipilih angkatan ini ke daerah pengunungan Aceh Tengah, maka ini sangat bagus sebagai upaya pengintegrasian antara mahasiswa Umuslim  yang kebanyakan berasal dari daratan pesisir dengan  masyarakat di wilayah pengunungan Aceh Tengah.

Mahasiswa  KKM diharapkan mampu untuk belajar berkelompok secara langsung agar paham pola berorganisasi, adat istiadat budaya dalam masyarakat, pada  mahasiswa agar bisa jadi contoh teuladan dalam masyarakat dengan menjaga tingkah laku terutama dalam hal pergaulan dengan menjaga norma-norma syariat Islam.

Peserta KKM selama berada  di lokasi  harus mempunyai beberapa  sifat antara lain kepatuhan, kesopanan, kejujuran, keteladanan,  kepedulian , kekompakan serta  kebersamaan, karena semua komponen tersebut menjadi salah satu indikator untuk bahan evaluasi bagi Dosen pembimbing Lapangan (DPL), urai H.Amiruddin Idris.

Ketua Badan Pelaksana KKM Umuslim  Drs Syarkawi Med melaporkan bahwa peserta KKM Sebanyak 344 (129 laki-laki dan 215 perempuan) lokasi penempatan di tiga kecamatan dan 42 kampung di kabupaten Aceh tengah.

Pemilihan lokasi KKM  di daerah Aceh Tengah karena beberapa angkatan sebelumnya juga pernah ditempatkan di daerah  tersebut,  hasil evaluasi Bapel KKM pelaksanaannya mendapat sambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat,  harapan kita kehadiran dan pengabdian Mahasiswa KKM  ini benar-benar dapat memberikan berbagai ilmu dan pencerahan serta pengalaman baru bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Kegiatan pembekalan dimulai tanggal 22 s/d 24 Januari, pelaksanaan KKM dimulai mulai tanggal 29 Januari s/d  27 Februari 2018, peserta nanti setiap kampung akan ditempatkan 8-9 orang dan  harus tinggal di desa selama satu (1) bulan penuh jelas Drs.Syarkawi Med (R)
 
Top