N3, Padang Panjang - Dibawah komando Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK, sebanyak 175 personil, dari brimob 1 Satuan Setingkat Kompi, dari TNI 1 Pleton dan Linmas kurang lebih 197 orang, telah dipersiapkan untuk pengamanan Pemilhan Umum Kepala Derah (Pemilukada) Kota Padang Panjang 2018 ini.

Dalam pelaksanaan Pemilukada ini, Cevi Noval, akan mengamankan, jangan sampai ada masyarakat atau siapa pun yang melakukan aksi-aksi anarkis, jangan ada keributan karena semua yang ada di Kota Padang Panjang ini adalah saudara.

“Jangan ada asap, jangan ada kaca yang pecah, jangan ada darah yang menetes,” kata AKBP Cepi Noval, SIK saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja 2018 di Lapangan Banca Laweh, Jum’at (5/1).

Untuk itu, kata Cevi, personil pengamanan untuk menyukseskan Pemilukada telah telah dipersiapkan kurang lebih 175 orang, dari brimob 1 Satuan Setingkat Kompi, dari TNI 1 Pleton dan Linmas kurang lebih 197 orang, ini merupakan sinergitas kami semua nanti kedepannya untuk mengamankan Pilwako di Kota Padang Panjang.

Cepi Noval juga berharap kepada seluruh masyarakat, apa pun yang terjadi saat Pemilukada, mari kita semua bisa sama-sama bergandengan tangan, bekerjasama untuk mengamankan Pilwako ini, ada pun nanti masyarakat yang melakukan pencoblosan pakailah hati nurani, "Jangan sampai ada pendukungan pasangan calon yang mengejek bahwa pasangan ini begini, pasangan itu begitu, karena semua calon merupakan anak terbaik dari Kota Padang Panjang ini,” imbau Cepi Noval.

Selaras dengan Walikota Padang Panjang yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Iriansyah Tanjung, SE, M. Si mengatakan Pemerintah Kota secara prinsip mendukung semua proses kegiatan Pemilukada ini.

“Harapan kita kedepan Pemilukada berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, pemerintah akan berlaku normal dan netral dalam pelaksanaan ini, dan kita juga berharap dukungan dari masyarakat dan mari kita laksanakan Pemilukada ini secara serentak serta berdunsanak saja,” harap Iriansyah Tanjung.

Iriansyah Tanjung juga menambahkan, untuk PNS dan ASN jangan ada yang memihak, “Kita harus netral, tidak memihak apalagi berpolitik praktis, kan sudah ada aturannya, sebab jika kita laukan itu resikonya sangat berat,” kata Iriansyah Tanjung.

“Dan untuk masyarakat mari kita mendukung semua proses Pemilukada ini, mari kita ikuti aturan yang ada kerjakan lah tugas kita masing-masing sehingga pilkada akan berjalan dengan baik,” kata Iriansyah Tanjung munyudahi.

Begitu juga dengan Ketua DPRD Drs. Novi Hendri yang hadir saat itu mengatakan, di detik detik terakhir di Padang Panjang ada 4 pasang calon yang mendaftar untuk mengikuti Pilwako, tentunya keempat pasangan yang ada saat ini meruapakan pasangan yang terbaik.

“Saya minta kepada masyarakat Kota Padang Panjang mari kita mulai menilai dan mengikuti semua proses Pemilukada dengan baik, sehingga nanti kita bisa menemukan pasangan calon yang terbaik dan bias memimpin Kota Padang Panjang ini lima tahun kedepan,” terang Novi Hendri.

“Jadilah masyarakat cerdas dan jangan memakai politik uang, ini merupakan patokan kita semua karena kita ingin poltik ini cerdas , santun dan betul betul pilihan kita itu berdasarkan kepada bagaimana untuk membawa Padang Panjang ini lebih baik lagi untuk lima tahun yang akan datang, dan kita akan mengiring proses Pemilukada ini dengan

aman, nyaman damai dan nantinya kita akan mendapatkan pemimpin yang kita harapkan,” tutup Novi Hendri. (ri)
 
Top