N3, Agam ~ Pergaulan bebas dinilai menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kenakalan remaja saat ini. Tak jarang, hal itu sering kali berujung pada praktek hubungan di luar nikah, sehingga menimbulkan kerugian bagi diri sendiri, terutama pada kaum remaja perempuan.

Mengatasi persoalan tersebut, kaum remaja diminta untuk mampu membentengi diri. Salah satunya dengan mendatangi pos KB-Pos KB yang ada di berbagai daerah di tanah air untuk mendapatkan penyuluhan lewat program bina remaja.

”Tujuan diadakannya program bina remaja ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada generasi muda, terutama kaum perempuan untuk mendapatkan jati diri mereka,” ujar anggota DPR RI, M Iqbal dalam sosialisasi KIE Kreatif 2017 di Candung Koto Laweh, Agam.

Pihaknya juga mendorong kaum ibu rumah tangga untuk mengarahkan anak mereka mendapatkan penyuluhan lewat program bina remaja yang digagas BKKBN. Sehingga hubungan di luar nikah yang dikhawatirkan selama ini, dapat diminimalisir.

Selain itu, pengawasan dari orang tua dalam menjaga anak mereka juga sangat dibutuhkan. Tanpa adanya pengawasan ketat dari orang tua, diyakini, akan memberikan kebebasan terhadap anak dalam pergaulan.

Kabid Advokasi Pergerakan dan Informasi BKKBN Sumbar, Imran menjelaskan, selain bina remaja, banyak program lainnya yang digagas BKKBN termasuk bina balita. Ini untuk membuka ruang kepada masyarakat untuk mendapatkan penyuluhan tumbuh kembang buah hati mereka.

”Selain bina balita, kita juga punya program bina lansia. Tujuannya, untuk menjadikan kaum lansia yang produktif dalam menjalani masa tuannya. Karena itu, kami minta agar masyarakat bisa memanfaatkan program-program yang sudah digagas ini,” pinta Imran.(zul)
 
Top