N3, Sijunjung - Jumlah penduduk, menjadi salah satu indikator yang ikut menentukan capai-capaian pembangunan di suatu negara. Karena itu, untuk memperbaiki ekonomi suatu Negara, perlu diperhitungkan populasi penduduk.

Salah satu upaya yang dilakukan BKKBN untuk mencapai hal itu, adalah dengan melakukan pengendalian penduduk. Dengan mengatur jarak kelahiran, maka suatu keluarga bisa merencanakan upaya-upaya lain yang bisa dimaksimalkan sebagai penunjung pendapatan keluarga, terutama bagi kaum ibu rumah tangga.

“Itulah, betapa pentingnya seorang ibu untuk mengatur jarak kelahiran. Dan salah satu program edukasi terhadap hal ini adalah dengan ikut program KB,” ujar Anggota DPR RI, Betty Shadique Pasadique saat sosialisasi di Kumani, Kecamatan Sumpur Kudus, Sijunjung.

Disebutkan, sejauh ini pihaknya terus berupaya untuk memperjuangkan anggaran BKKBN di legislatif. Dengan harapan capaian-capaian program KB tersebut betul-betul bisa dipahami seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Kepala BKKBN Sumbar, Syahruddin mengatakan, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) menjadi ujung tombak keberhasilan program KB yang ada di suatu daerah. Inilah yang terus diberdayakan di Kabupaten Sijunjung.

“Dari delapan kecamatan yang ada di Sijunjung, hanya ada sebanyak 19 PLKB. Jumlah itu, tentunya tidak cukup jika dibandingkan luas daerah Sijunjung. Ini hendaknya perlu menjadi perhatian, sehingga apa yang menjadi tujuan dari BKKBN ini bisa tercapai dengan baik,” katanya.(zul)
 
Top