N3 Payakumbuh - Prinsipnya, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh tidak akan pernah merugikan masyarakatnya. Geliat pembangunan di Payakumbuh semata-mata ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan tujuan akhirnya. Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemko Payakumbuh lima tahun ke depan.

“Sayang, hanya karena isu dan rumor yang tak jelas, berbagai proyek yang direncakan dan akan dibangun Pemko Payakumbuh tidak jadi dan harus terhenti,” ungkap Walikota Riza, di Payakumbuh, saat wawancara, Selasa (03/10), menyikapi isu dan rumor yang tidak bertanggung jawab seputar pembangunan yang ada di Kota Batiah.

Menurutnya, kalau hanya mengandalkan APBD Kota Payakumbuh saja, kapan Payakumbuh akan berubah. Maka, Pemko Payakumbuh berupaya untuk menggaet dana dari Provinsi dan Pusat guna mendanai berbagai pembangunan yang ada. “Seperti pembangunan kawasan sungai Batang Agam, misalnya, kita mampu menggaet dana Pusat lebih kurang 196 Milyar. Dana yang tidak sedikit. Dana itu mengucur di zaman kepemimpinannya. “Semangat Pemko Payakumbuh dalam mempercepat pembangunan strategis ini haruslah didukung secara bersama-sama oleh segenap lapisan masyarakat,” katanya kemudian.

“Sekali lagi kami katakan, Pemko Payakumbuh tidak akan merugikan masyarakat dengan adanya proyek tersebut, malah dengan pembangunan ini pertumbuhan ekonomi baru akan muncul di Payakumbuh. Dan hal tersebut akan dirasakan oleh warga di sekitar proyek tersebut.  Sebagai Walikota, saya sampaikan, saya tidak akan mencari keuntungan pribadi dengan adanya proyek tersebut, pun termasuk dalam pembebasan lahan nantinya. Untuk itu sangat diharapkan dukungan masyarakat sekitar proyek dalam tujuan ini “terangnya lagi.

Riza berpesan, jika ada persoalan nantinya di lapangan, silahkan langsung menghubunginya. “Apalagi di tahun-tahun politik saat ini, kita harus cerdas dalam menerima, menilai, memilah, dan mengkonsumsi isu dan rumor yang beredar. Kadang-kadang sebuah fakta dibolak-balik untuk kepentingan politik tertentu,” pesan Riza.(Rahmat Sitepu)
 
Top