N3 Payakumbuh - Dalam rangka mendorong sinergitas antara peran pemerintah kelurahan dan partisipasi aktif masyarakat serta lembaga pemasyarakatan di kelurahan sebagai wujud proses pemberdayaan dan kemandirian masyarakat, Pemerintah kota Payakumbuh melalui Bagian Pemerintahan menggelar kegiatan lomba lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM)  berprestasi di ruang pertemuan lantai II De Ngalau Indah Resto, Rest Area Ngalau Indah , Selasa (17/10).

Walikota yang diwakili Asisten III Bidang Pemerintahan dan Umum, Iqbal Bermawi dalam sambutannya menekankan bahwa LPM harus tetap dijaga dan ditingkatkan.  "LPM merupakan lembaga kemasyarakatan yang berperan aktif dalam pembangunan sebagai mitra pemerintah dan pihak-pihak lain. Apalagi, anggaran untuk kelurahan terus ditambah dan ditingkatkan, untuk itu, LPM harus tetap dijaga dan ditingkatkan sebagai institusi yang mampu menggerakkan pembangunan di segala aspek kehidupan.

"Kemudian LPM berperan dalam menggalang persatuan dan kesatuan masyarakat dalam pembangunan partisipatif meliputi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut hasil pembangunan, maka pembinaan dan evaluasi terhadap LPM di tingkat kelurahan sangatlah perlu dilaksanakan, salah satunya adalah melalui pelaksanaan lomba LPM tingkat kota Payakumbuh 2017 ini, " jelas Iqbal.

Sementara itu, Atur Satria selaku kepala bagian pemerintahan sekaligus panitia pelaksana melaporkan bahwa kegiatan lomba ini diikuti oleh utusan masing-masing kecamatan.

"Lomba LPM berprestasi ini diikuti oleh 5 kelurahan utusan masing-masing kecamatan di kota Payakumbuh. Sebelumnya kelima kelurahan tersebut sudah dipilih dan mendapatkan rekomendasi dari camat masing-masing, " ungkap Atur.

Kelima LPM kelurahan utusan masing-masing kecamatan tersebut terdiri dari LPM Kel. Balai Tongah Koto utusan Payakumbuh Utara, LPM Talang dari Payakumbuh Barat, LPM Sicincin di Kec. Payakumbuh Timur, LPM Padang Karambia dari Payakumbuh Selatan dan Kec. Lamposi Tigo Nagori diwakili LPM Kelurahan.

Masing-masing peserta tersebut akan melakukan expose dan wawancara dengan tim penilai pada Selasa, 17 Oktober 2017. Kemudian, bagi peserta yang masuk nominasi 3 besar, tim penilai akan melakukan kunjungan lapangan pada 23,24 dan 25 Oktober mendatang.

Tim penilai dalam kegiatan lomba tersebut dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok pertama Kabag Pemerintahan, Atur Satria dan Sekretaris DPD LPM, Jhonrizal dengan aspek yang akan dinilai meliputi sarana dan prasarana, kinerja serta evaluasi dan pelaporan.

Selanjutnya tim penilai kelompok 2 terdiri dari ketua LKAAM, Wirianto Dt. Paduko Marajo dan Kabid Perlindungan Anak DP3P2KB Purnamawati dengan kriteria penilaian dibidang inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan serta swadaya masyarakat, inovasi, partisipasi masyarakat dan lembaga kemasyarakatan.

Kemudian kelompok tim terakhir terdiri dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Dafrul Pasi, Wakil Ketua DPD LPM, Khairul Kayo dan Kasubag Pemerintahan Umum, A. Arifianto dipercaya memberikan penilaian dibidang tanggap dan siaga bencana, pengaturan investasi, pendidikan dan keterampilan, kesehatan dan lingkungan hidup serta ekonomi. (Rahmat Sitepu)
 
Top