Pemerintah Daerah (Pemda) dan Polisi Resort (Polres) Solok Selatan menandatangai MoU (Memorandum of Understanding) atau kesepatan bersama untuk membina dan melatih pemuda/i yang ingin mengikuti seleksi anggota Polisi Republik Indonesia (Polri),
Penandatangan MoU dilaksanakan di Kantor Bupati Solok Selatan.
“Mulai tahun depan penerimaan polisi menggunakan sistem kuota, untuk Solok Selatan sebanyak 14 orang. Untuk mempersiapkan peserta kami bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Solok Selatan untuk membina dan melatih calon peserta,” ujar Kabag Sumda Polres Solsel, Kompol Warman.
“Peserta adalah siswa/siswi kelas 3 SMA atau sederajat yang akan dilatih setiap hari Sabtu dan Minggu, jadi tidak mengganggu pelajaran mereka,” tuturnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok selatan, Basrial mengatakan program ini diperuntukkan sebanyak 40 peserta. “Jadi nanti dari seluruh pendaftar akan dilakukan seleksi hingga terpilih 40 peserta, namun bukan berarti mereka akan lulus jadi anggota polri,” jelasnya.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polisi Daerah (Polda) Sumatera Barat, Kombes Pol. Trio Santoso, SH menuturkan kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari pemuda-pemudi yang berprestasi agar bisa menjadi anggota Polri.
“Seleksi kita dilaksanakan secara transparan. Selesai ujian sudah bisa didapatkan berapa nilai yang diperoleh. Alhamdulillah tahun ini orang tua calon pemuda yang mengikuti seleksi tidak ada yang komplain,” terangnya
Bupati Solok Selatan, H. Muzni Zakaria menyambut baik MoU tersebut. “Ini sangat luar biasa, sekarang menjadi sebuah kenyataan bahwa sekarang di Polri betul betul mempersiapkan calon anggota polisi,” katanya
Ia mengapresiasi Polri atas semua aktifitas perbaikan yang terus menerus dilakukan Polri
 
Top